2020-08-09 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki memantau langsung call center Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk menanggapi pengaduan kegiatan usaha koperasi dan UKM yang terkena wabah Covid. 19. Menteri Teten Masduki ingin memastikan bahwa agen call center siap menerima laporan dari peserta UMKM. WIB dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Call center digunakan untuk mengetahui status usaha koperasi dan usaha kecil menengah yang terkena wabah virus Covid-19.

“Sejauh ini, call center telah menerima berbagai laporan dari perusahaan kecil dan menengah. Beberapa orang mengeluh tentang penurunan permintaan, beberapa orang tidak berani memulai perusahaan karena mereka khawatir tentang interaksi langsung, beberapa orang mengganggu pelanggan. Mendistribusikan barang dan lainnya Berbagai keluhan, ”kata Menteri Teten Masduki dalam kajian call center, Selasa (17/3/2020).

Baca: Kemenkop-UKM bertanggung jawab untuk mengumpulkan koperasi nasional yang relevan dan dampak UMKM terhadap COVID-19

Menteri Teten Masduki menekankan bahwa pemerintah menyadari dampak wabah Covid-19 terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan pendataan agar dapat bertindak cepat untuk menjaga kelangsungan usaha pelaku UMKM. Dikatakan bahwa semua data yang dimasukkan melalui call center akan dipetakan terlebih dahulu dan kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah setempat untuk memberikan solusi sesegera mungkin.

“Untuk memahami dan lebih memahami situasi yang dihadapi oleh koperasi dan perusahaan kecil dan menengah, kami telah membuka 1500-hotline 587 dan pesan khusus WA: 08111-450-587. Kami akan terus mengkonfirmasi dan secara aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah Berkoordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya, ”Menteri Teten Masduki mendorong semua pihak untuk berperan aktif.

Baca: Kemenkop-UKM menekankan pentingnya media dalam meningkatkan citra koperasi- “Saya menghimbau kami untuk selalu menjaga kebersihan. Cuci tangan sesering mungkin. Lakukan sebanyak mungkin” jarak sosial “.” Usaha kecil dan menengah masih ada Tempat komersial menyediakan pembersih tangan, dan karyawan dapat menggunakan sarung tangan karet dan pelindung mulut.Kami saat ini sedang merumuskan berbagai rencana untuk mengantisipasi dan melakukan yang terbaik untuk terus mendorong pengembangan koperasi dan perusahaan kecil dan menengah di seluruh Indonesia. Tetap waspada dan tetap optimis. Tetap sehat dan tenang. Kami siap bersama. “(BJN *)

Tinggalkan Balasan