2020-08-09 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Winarno Tohir, Ketua Asosiasi Nelayan Pilar (KTNA), berterima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) karena mendorong alokasi program Kredit Komersial Rakyat (KUR) untuk sektor pertanian-KUR untuk Winarno berkontribusi besar pada paparan Sebarkan situasi petani dan petani yang terkena dampak langsung.

Winarno mengatakan pada hari Senin: “Menurut saya program KUR ini dapat membantu kondisi mereka (petani dan ternak) untuk mengatur produksi dan kegiatan pertaniannya. Peluang ini harus dimanfaatkan sepenuhnya dan tidak disia-siakan” 1 Juni 2020 .

Winarno menyampaikan bahwa dengan bantuan KUR, Indonesia dapat bertahan dari ancaman gejolak dan krisis pangan karena petani terus berproduksi. Diyakini bahwa langkah ini sejalan dengan arahan yang diungkapkan oleh Presiden Indonesia Joko Wido pada beberapa kesempatan. Dia berkata: “Ini adalah semacam dukungan individu bagi petani untuk mempertahankan antusiasme mereka. Sama seperti dalam situasi saat ini, dalam pandemi Covid 19, petani telah mempertahankan antusiasme mereka terhadap pertanian.” Wennano berharap bahwa pemerintah akan memberi lebih banyak. Lebih memperhatikan, karena petani adalah pahlawan pangan dan mereka juga berjuang melawan dunia Corona. -Untuk ini, kita harus bekerja sama untuk memastikan ketersediaan makanan. Kita juga harus mempertimbangkan nasib petani. Ia mengatakan demi menjaga keberlanjutan pertanian Indonesia.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, dalam berbagai kesempatan menyatakan akan memberikan bantuan tunai untuk pembelian sarana produksi pertanian, dan harganya akan naik dari Rp 300.000 menjadi Rp 2,76 juta. Selain itu, semua bantuan ini akan diberikan secara bertahap selama tiga bulan ke depan.

“Kementerian Pertanian telah memfokuskan kembali anggarannya pada penguatan produksi pertanian, baik untuk penyiapan benih / tanaman. Di Alcintan.” Bahkan dalam pembangunan modal, pemerintah sedang mempersiapkan Kredit Komersial (KUR), dananya dialokasikan Rp 50 triliun dan petani bisa memanfaatkannya, ”kata Syahrul.

Pada Mei 2020, penyerapan KUR yang dialokasikan Kementerian Pertanian mencapai Rp 17 triliun. Selain itu, Dengan dukungan proyek KUR, banyak petani yang memberikan respon positif.

Tinggalkan Balasan