2020-08-08 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sebanyak 1.000 kantong belanjaan #KemensosHADIR telah didistribusikan kepada para pekerja mobil yang terkena dampak pandemi Covid-19. Menteri Sosial Juliari P. Batubara secara simbolis diserahkan oleh manajemen Asosiasi Otomotif Indonesia (IMI) di kampus Poltekesos di Bandung.

“Pandemi telah mempengaruhi pekerja di industri otomotif. Kami akan mendistribusikan batu sosial ke toko bahan makanan untuk mengurangi beban keuangan mereka. Semoga bantuan ini akan membantu dan krisis akan segera berakhir,” Menteri Sosial Julie Anna (Juliari) berkata. Di Bandung (04/7) .

IMI melaporkan kepada Menteri Sosial bahwa setidaknya 5.000 pekerja otomatis anggota IMI telah terkena pandemi Covid-19. Mekanik, staf tim balap, penyelenggara balapan dan pejabat pendukung lomba (Marshall), mereka bergantung pada kehidupan balap mobil, termasuk jadwal lomba.

Kali ini, Sadikin Aksa, ketua Komite Sentral IMI, menyerahkan 1.000 nama dan memverifikasi identitas mereka untuk mendapatkan kemasan makanan dasar #KemensosHADIR.

Ayah dua anak mengatakan bahwa beberapa orang berpikir bahwa organisasi seperti IMI identik dengan kegiatan balap. Padahal, IMI merupakan organisasi yang peduli dengan berbagai kegiatan sosial.

“Dari sana, IMI dan Kementerian Sosial memiliki semangat yang sama. Artinya, kedua belah pihak memiliki kepedulian dan mengambil tindakan praktis mengenai masalah sosial. Mantan presiden Komite Sentral IMI mengatakan, terutama dalam pandemi seperti hari ini , Semua pihak harus membantu meringankan beban anak-anak lain di negeri ini. Dia berkata: “Saya dibesarkan oleh IMI. Ia mengimbau IMI untuk terus berkontribusi kepada masyarakat, termasuk prestasi di bidang otomotif.

Dalam kesempatan ini, Menkeu mengumumkan bahwa sebagai bagian dari kebijakan jaring pengaman sosial, larangan bantuan Presiden harus sedapat mungkin untuk menutupi Covid-19. Yang terkena dampak. Sebagai elemen masyarakat yang belum tersentuh bansos, Kemensos tidak hanya bekerja sama dengan pemerintah K / L dan pemerintah daerah.

“Kita tidak bekerja seperti biasa. Artinya, itu hanya bekerja sama dengan departemen pemerintah, dalam hal ini, pemerintah daerah, K / L atau “Bank Nasional”. Dalam pendistribusian bantuan sosial, kami juga melibatkan masyarakat. ——Mensos terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.Penyaluran bansos ke seluruh masyarakat merupakan salah satu kemajuan yang dicapai dalam negeri. Untuk itu, Mensos bertemu dengan berbagai kalangan untuk memastikan Masyarakat yang terkena virus Covid-19 dibantu. Pembuat film, opera sabun dan artis.

Lalu ada Gerakan Pemuda Ansore, Gerakan Kristen Sederhana Indonesia (GAMKI), pengasuh Pondok Pesantren Selangor Islamic College dan Pemimpin, dan akhirnya Forum Koordinasi Pensiun Penampungan Putra Putri kemarin (*)

Tinggalkan Balasan