2020-08-08 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Terlepas dari pandemi COVID-19 saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bersama dengan para pemangku kepentingan industri kehutanan, terus meningkatkan produktivitas bisnis dan keberlanjutan semua pihak yang bekerja di hutan produksi. Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi kinerja perusahaan kehutanan dari hulu hingga hilir. -Bambang menjelaskan bahwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kinerja ekspor produk kehutanan turun menjadi minus 8,3% dari Januari hingga Mei 2020, tetapi kemudian mengalami peningkatan yang signifikan, turun menjadi minus 5% pada Januari. Periode evaluasi pada bulan Juni tahun ini.

“Angka tersebut menunjukkan kinerja ekspor hasil hutan meningkat 3,3% sejak Juni tahun ini. Ini merupakan pencapaian positif dalam pandemi yang sedang berlangsung. Meski pertumbuhannya masih di bawah nol, terangnya, hal ini Ini belum menurun. Ini menunjukkan bahwa kinerja ekspor sektor kehutanan masih di jalur yang positif. “Pada saat yang sama, selama pandemi COVID-19, kinerja produksi hutan alam sektor hulu kehutanan dari Januari 2020 hingga Juni 2020 Log turun 3,90% dibandingkan periode yang sama pada 2019. Di sisi lain, output dari perkebunan yang ditebang sebenarnya meningkat sebesar 21,50%. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memperkenalkan cara kerja baru untuk pengelolaan produksi hutan lestari. Ini dilakukan dengan metode lansekap, dan kemudian dilakukan analisis spasial untuk melihat daerah-daerah rawan hutan, konflik lahan, dan integrasi sektor dan pasar hulu dan hilir.

Ketika masalah ditemukan, cobalah untuk menemukan solusi sebanyak mungkin Akhirnya, integrasi program ini bermanfaat bagi perusahaan hulu. Kehutanan, industri hilir dan pasar.

Dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas industri kehutanan, Banbang menjelaskan secara singkat beberapa kebijakan. Pertama, untuk sektor hulu, percepat pengembangan aforestasi masyarakat (HTR) dan agroforestri di wilayah kerja wilayah tersebut. IUPHHK-HTI, dan kemudian mewujudkan pengembangan multi-perusahaan di bidang IUPHHK, dan menyederhanakan perizinan komersial di bidang pengembangan hutan produksi.

Tinggalkan Balasan