2020-08-07 |  Kilas Kementerian

Sapu Cubang TRIBUNNEWS.COM-NTT, KSDA memperoleh informasi dari masyarakat bahwa paus yang terdampar di Pantai Nun Hila, termasuk di Taman Laut Kubang Nature Bay (TWAL) di Kota Cubang, Provinsi NTT, Selasa sore (21/7) / 2020) .———————————————————————— berikutnya, kepala Pusat NTT Timbul Batubara KSDA dan tim pergi langsung ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi kejadian untuk mendapatkan informasi dan memantau pekerjaan evakuasi.

Tim ini terdiri dari NTT, tim unit manajemen satwa liar BBKSDA dan orang yang bertanggung jawab atas cadangan zona kedua, agen dari kompleks TWAL Kupang Kupang dan tim Konservasi Air Nasional Kupang (BKKPN), Lautan NTT dan Departemen Perikanan (DKP), POLDA NTT POLDA, wilayah Sungai II Nusa Tenggara (BWS NT II) di Pulau Balai, Kelurahan setempat dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil yang terkoordinasi dan kesimpulan di tempat menunjukkan bahwa paus itu adalah paus biru (Balaenoptera mus culus), dengan perkiraan usia 70-80 tahun.

Hewan itu betina, panjangnya 29 meter. Dan lingkar tubuh adalah 17 meter.

“Status perlindungan paus biru dilindungi oleh UU No. 5 tahun 1990, UU No. 7 tahun 1999 dan UU No. P.106 dari LHK Permen tahun 2018. Timbull berkata.

Ketika ditemukan Kondisi paus telah mati, dan telah memasuki tahap awal pembusukan ditandai dengan bau. Bau busuk.

Penyebab kematian dan terdamparnya paus itu pada awalnya karena usia tua dan kematian, melintasi perairan Laut Sawu dan Teluk Kubang Selama migrasi. Pantau dan pantau lokasi di sekitar badan mobil paus di TKP, “kata Timbull. Melalui angin kencang dan arus laut, tim berusaha mengikat tubuh paus hingga ke ekornya. Arus kuat dari Teluk Kupang ke barat.

Tinggalkan Balasan