2020-08-07 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Hotel Sahad Jaya untuk menyediakan akomodasi bagi staf medis di Rumah Sakit Pelni, yang merupakan salah satu rumah sakit yang direkomendasikan untuk perawatan Covid-19. — Menparekraf Wishnutama menjelaskan bahwa selama pandemi Covid -19, ia terus menyediakan fasilitas bagi petugas kesehatan melalui kerja sama dengan industri pariwisata.

“Kami akan terus bekerja sama untuk menyediakan fasilitas dan akomodasi ini. Namun, hotel harus memenuhi ketersediaan dan persyaratan.” Wishnutama mengatakan bahwa ia langsung mengamati Jakarta Grand Jumat lalu (17/4/2020) Akomodasi staf sanitasi di Sahid Hotel. Wishnutama mengatakan, pihaknya telah merealokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar, salah satunya digunakan untuk penyediaan akomodasi dan transportasi bagi tenaga medis. -Kali ini hadir Haryadi Sucamdani dan dekan interim RS Perni Mohamed Katobi. -Haryadi Sucamdani menjelaskan bahwa dalam kerja sama ini, kami telah menyiapkan 220 kamar dimana Rumah Sakit Pelni akan memiliki 60 kamar untuk 100 tenaga kesehatan. Selain akomodasi, tiga makanan dan fasilitas binatu disiapkan setiap hari.

Hariyadi memastikan telah mengadopsi prosedur operasi standar (SOP) terkait layanan pelanggan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan untuk penanganan Covid-19. Hariyadi Sukamdani mengatakan: “Selama pertemuan langsung atau tidak langsung dengan semua staf medis, apakah itu dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan hingga penyediaan peralatan tambahan, tugas pembersihan harian, seperti pembersihan prosedur operasi internal, harus dilakukan.” Dia mengatakan bahwa selain Jakarta, partainya juga sedang mempersiapkan sebuah hotel untuk dijadikan tempat tinggal bagi petugas kesehatan di Ternate dan Morote. Mereka juga menyiapkan jaringan hotel di Yogyakarta dan Chikalang.

Terus menyediakan akomodasi dan transportasi untuk staf medis.

Sebelum menjalin hubungan kerja sama dengan Dasayeed, organisasi yang dipimpin Wishnutama ini mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan akomodasi dan transportasi untuk 313 orang. Staf medis di Rumah Sakit Pers Amitié dan RSPAD.

Nia Niscaya, asisten pemasaran Kemenparekraf, mengatakan bahwa, secara khusus, akomodasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu, 239 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Persahabatan dan 74 tenaga kesehatan di RSPAD. Layanan yang diberikan kepada staf medis adalah jarak upaya dekat rumah sakit tempat dia bekerja. Seseorang ada di Rumah Sakit Mercure Cikini dan Rumah Sakit Pers Persahabatan di Jalan Pemuda Maxone Hotel berjarak sekitar 1,7 kilometer, “kata Nia Niscaya di Jakarta, Senin (13/4/2020). Dia mengatakan bahwa selain itu, timnya juga bekerja dengan Trac Astra Rent Car telah bekerja sama di bidang transportasi. “Kami juga bekerja sama dengan Trac Astra Rent Car di bidang transportasi, dan kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada staf medis. “Nia.-Nia mengatakan di hari yang sama bahwa dia juga menyediakan akomodasi dan transportasi untuk tenaga medis Rumah Sakit Medik Nasional. Ciputo Mangucusumo (RSCM).

“ Kami 100 kamar disiapkan untuk 200 bangsal “, kata Nia Niscaya.

Tenaga kesehatan terdiri dari dokter umum dan spesialis, perawat, tim medis, radiologi dan tenaga penunjang lainnya. Tenaga kesehatan berada di Hotel Balairung Jakarta , 87 kamar dan 13 kamar menempati 87 kamar. Kamar-kamar di Ibis Senen Hotel di Jakarta.

“Tenaga kesehatan sudah mulai menginap pada 12 April 2020. “Kata Nia Niscaya.

Karena lokasinya sangat dekat dengan RSCM, dua hotel dipilih. RSCM Hotel hanya berjarak sekitar 1 km dari Balairung Hotel, dan Ibis Hotel Senen berjarak 2 km. Nia Nice Kaya (Nia Niscaya) mengatakan: “ Ini untuk mendorong mobilisasi dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi tenaga kesehatan.

Sejauh ini 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta sudah tertolong. Kerja sama tersebut juga merupakan bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yang merupakan salah satu bentuk perhotelan, termasuk karyawannya.

Ia menegaskan, pemilihan tahap ini untuk masa depan.Emergency Covid-19. Tidak hanya itu, upaya ini juga ditujukan untuk menjaga keberlanjutan industri pariwisata, salah satunya adalah perhotelan dan transportasi.

“Dukungan dan kerja sama industri pariwisata adalah upaya bersama kami untuk menghadapi pandemi COVID-19,” kata Wishnutama. — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah membangun saluran pengaduan dan pelaporan melalui metode berikut: pusat panggilan dan situs web melaporkan status sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan mendirikan pusat krisis yang komprehensif.

Semua tugas ini termasuk mengumpulkan input, data, keluhan, dan kebijakan lain untuk mengelola situasi kerja saat ini dalam tanggap darurat. (Dda)

Tinggalkan Balasan