2020-08-06 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Hotel Sahad Jaya untuk menyediakan akomodasi bagi staf medis di Rumah Sakit Pelni, yang merupakan salah satu rumah sakit yang direkomendasikan untuk perawatan Covid-19. — Menparekraf Wishnutama menjelaskan bahwa selama pandemi Covid -19, ia terus menyediakan fasilitas bagi petugas kesehatan melalui kerja sama dengan industri pariwisata.

“Kami akan terus bekerja sama untuk menyediakan fasilitas dan akomodasi ini. Namun, hotel harus memenuhi ketersediaan dan persyaratan.” Wishnutama mengatakan bahwa ia langsung mengamati Jakarta Grand Jumat lalu (17/4/2020) Akomodasi staf sanitasi di Sahid Hotel. Wishnutama mengatakan bahwa dia telah merealokasi anggaran sebesar 500 miliar rupiah, yang salah satunya digunakan untuk menyediakan akomodasi dan transportasi bagi staf medis. -Kali ini, Direktur Jenderal Sage Besar menghadiri jw.org id Hariyadi Sukamdani dan penjabat direktur Rumah Sakit Pelni Mohamad Kartobi.

Hariyadi Sukamdani menjelaskan bahwa dalam kerangka kerja sama ini, total 220 kamar disiapkan, 60 di antaranya akan digunakan oleh 100 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Perni. Selain akomodasi, tiga makanan dan fasilitas binatu disiapkan setiap hari.

Hariyadi memastikan bahwa dia mengadopsi prosedur operasi standar (SOP) terkait dengan layanan pelanggan yang ditetapkan oleh Departemen Kesehatan untuk menangani Covid-19. Hariyadi Sukamdani mengatakan: “Tugas mereka sehari-hari meliputi pertemuan langsung atau tidak langsung dengan semua staf medis, seperti prosedur pembersihan kamar, prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan, hingga peralatan tambahan disediakan.”

Lebih lanjut Hariyadi menambahkan Di Jakarta, pihaknya juga menyiapkan hotel sebagai tempat menginap bagi petugas kesehatan dari Ternate dan Morotai. Mereka juga menyiapkan jaringan hotel di Yogyakarta dan Chikalang.

Terus menyediakan akomodasi dan transportasi untuk staf medis.

Sebelum menjalin hubungan kerja sama dengan Sahid, organisasi yang dipimpin oleh Wishnutama mengungkapkan bahwa mereka telah menyiapkan akomodasi dan transportasi untuk 313 orang. Staf medis di Rumah Sakit Pers AmitiƩ dan RSPAD.

Secara khusus, asisten pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan bahwa akomodasi dibagi menjadi dua bagian: 239 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Persahabatan dan 74 tenaga kesehatan dari RSPAD.

“Para pekerja kesehatan diharapkan untuk bekerja keras di sebelah rumah sakit. Beberapa orang telah memperoleh fasilitas di Mercure Cikini dan Rumah Sakit Persahabatan Jalan Pemuda Maxone, yang berjarak sekitar 1, 7 kilometer terpisah,” “Nias Kaya mengatakan di Jakarta, Senin (13/4/2020) .Selain itu, ia juga mengatakan bahwa timnya juga telah bekerja sama dengan Trac Astra Rent Car untuk transportasi. Nia mengatakan: “Kami juga melakukan transportasi dengan Trac Astra Rent Car dan berkomitmen untuk Staf medis memberikan layanan terbaik. “-Nia mengatakan pada hari yang sama bahwa dia juga menyediakan akomodasi dan transportasi untuk staf medis di Rumah Sakit Nasional. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Nia Niscaya berkata:” Kami menyiapkan 100 untuk 200 petugas kesehatan Kamar. “Tenaga kesehatan terdiri dari dokter umum dan spesialis, perawat, tim radiologi, dan staf pendukung lainnya. Nia Niscaya mengumumkan:” Tenaga kesehatan menempati 87 kamar di Hotel Balairung di Jakarta dan 13 di Hotel Ibis Senen di Jakarta. Kamar. “-Pekerja kesehatan telah hidup sejak 12 April 2020. Saya memilih dua hotel ini karena lokasinya sangat dekat dengan RSCM. RSCM Hotel hanya berjarak sekitar 1 km dari Balairung Hotel dan Ibis Hotel Senen berjarak 2 km. Nia Niscaya berkata: “Ini untuk mempromosikan mobilisasi dan menyediakan waktu istirahat yang cukup bagi petugas kesehatan.

Sejauh ini, 1.725 petugas kesehatan di Jakarta telah dibantu. Kerja sama semacam ini juga merupakan bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata, yaitu, staf resepsi termasuk karyawan, ia menekankan bahwa memilih tahap ini untuk menghadapi masa depan.Emergency Covid-19. Tidak hanya itu, upaya ini juga bertujuan menjaga keberlanjutan industri pariwisata, salah satunya adalah perhotelan dan transportasi.

“Dukungan dan kerja sama industri pariwisata adalah upaya bersama kami untuk menghadapi pandemi COVID-19,” kata Wishnutama. — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah membangun saluran pengaduan dan pelaporan melalui metode berikut: pusat panggilan dan situs web melaporkan status sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan mendirikan pusat krisis yang komprehensif.

Semua tugas ini termasuk mengumpulkan input, data, keluhan, dan kebijakan lain untuk mengelola situasi kerja saat ini dalam tanggap darurat. (Dda)

Tinggalkan Balasan