2020-08-06 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sejak wabah virus Corona (Covid-19), obrolan online dengan atlet tingkat tinggi dan pria muda telah menjadi pelari Menpora Zainudin Amali.

Kali ini, Menpora dan pemain tim nasional Indonesia Egy mengobrol online dengan Maulana Vikri (Maulana Vikri) di Jakarta Timur melalui akun Instagram Kementerian Pemuda dan Olahraga Minggu lalu (10 Oktober 2020) Tempat tinggal Jatiwaringan (Jatiwaringan). Dalam obrolan online yang disebut Menpora Leisure Relaxation (BSBM), Menpora bertanya kepada Egy, yang saat ini bermain di klub Lechia Gdańsk, banyak pertanyaan. Bagaimana suasana puasa di Vickery Poland? “Saya meminta Egy kepada Menteri Pemuda dan Olahraga. Setelah menerima pertanyaan, Egy segera menjawab. Menurutnya, dia belum membatalkan latihan puasa sejauh ini. Minggu depan, pelatihan akan kembali normal. Ya, pada tanggal 29. Atau berangkat lagi pada tanggal 30, “kata Egi. “Selama berpuasa dan memahkotai, apakah ada hambatan untuk pelatihan?” Menteri muda itu bertanya lagi. Intensitas latihan tinggi pada saat ini. Tetapi setelah beberapa hari, mereka mulai terbiasa, itu tidak masalah. Jawab Egy. Pertanyaan Menpora terus muncul dalam pertandingan sepak bola Polandia. “Pertandingan sepak bola Polandia dan Indonesia jelas berbeda. Bagaimana perasaan Egy? Menpora bertanya, “Menurut Egy, keduanya sangat berbeda secara fisik dan taktik, karena Polandia lebih siap daripada Indonesia dalam hal taksi dan Polandia, tetapi secara umum, semua orang lain sama. Egy, lulusan Ragunan SKO, ditanyai. Ketika Bpk. Subagja tiba di Jakarta dari Menteri Pemuda dan Olahraga untuk belajar di Sekolah SKO Ragunan, “Kapankah itu di Ragunan SKO?” Bpk. Subagja menghubungi Perwakilan Budaya Olahraga Raden Isnanta. “, Kata Egy. Ini berarti tur Eropa Egy tidak lepas dari SKO Ragunan. Untuk pengguna internet, penting untuk mengetahui bahwa SKO Ragunan adalah sekolah olahraga yang dipromosikan oleh Kemenpora.” Apakah ada di Liga Eropa? Bisakah mimpi dimainkan? “Manpora mengulangi.

” Ya, tapi pertama-tama aku ingin fokus pada timku saat ini di Lechia Gdanks. Dalam beberapa tahun, kontrak saya akan berakhir dan saya ingin berpartisipasi dalam liga Portugis atau Spanyol, “jawab lagi. (*)

Tinggalkan Balasan