2020-08-06 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, berencana untuk membuka program Stratum 1 (S1) untuk empat departemen baru Universitas Pertahanan Nasional dalam waktu dekat. Senin (3/9/2020) di Kompleks Universitas Pertahanan Nasional di Sentul, Bogor. Bangunan merah dan putih adalah ruang yang dapat menampung 1.500 orang untuk memenuhi kebutuhan kegiatan kampus, salah satunya dirancang untuk siswa untuk lulus.

Rencana S1, diikuti oleh empat perguruan tinggi, yaitu Teknik, Kedokteran, Ilmu Komputer dan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA).

Program S1 ini terbuka untuk 300 siswa, termasuk 150 siswa dari sekolah kedokteran, 50 siswa dari Sekolah Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, 50 siswa dari Sekolah Teknik, dan 50 dari Sekolah Matematika dan Matematika Siswa. Ilmu alam. Tidak hanya itu, sarjana dari Universitas Pertahanan Nasional juga akan mendapat manfaat dari semua fasilitas UNHAN, termasuk asrama mahasiswa.

Prabowo mengatakan bahwa rencana untuk membuka departemen S1 baru di Universitas Pertahanan Nasional (Unhan) adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan sumber daya manusia pertahanan yang kuat dan efektif. Prabowo mengatakan: “Unhan dianggap sebagai elemen strategis yang sangat penting dalam pengembangan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ia dapat melatih insinyur, dokter, pakar komputer, dan sumber daya manusia untuk ahli matematika, kimia, dan biologi.” Akun @ kemhanri.

“Selain fokus pada strategi pertahanan dan teknologi pertahanan, Unhan juga harus dapat lebih fokus pada pengembangan dasar,” kata Prabowo.

Peresmian kamar putih dan merah Universitas Pertahanan Nasional ditandai dengan peresmian pita dan penandatanganan prasasti Prabowo ditemani oleh Wakil Presiden Unhan dari S.IP. Tri Legionosuko. M.AP .

– Wakil Menteri Pertahanan Indonesia Sakti Wahyu Trenggono, Sekretaris Jenderal Indonesia Kementerian Pertahanan, Dr. Laksdya TNI Agus Sediaji, dan Inspektur Jenderal Pertahanan Indonesia Igus Bagia Purwalaksana SIP juga menghadiri pertemuan tersebut. MM dan Perdana Menteri Unhan, Letnan Jenderal Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP, dan pejabat senior Universitas Pertahanan Nasional. (BJN *)

Tinggalkan Balasan