2020-08-06 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Dosen Sekolah Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Zullies Ikawati mendukung Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian) dalam upayanya untuk berinovasi kalung produk kesehatan tanaman kayu putih. Dia mengatakan produk ini sangat cocok untuk orang yang terpapar Covid-19.

“Saya pikir inovasi ini sangat baik sebagai pendukung gejala covid, karena Covid biasanya terengah-engah. Di TV malam siaran berita pada hari Sabtu, 4 Juli 2020. Sebagai bukti anti-korona Masih ada jalan panjang, termasuk uji klinis yang dilakukan di departemen pemerintah dan lembaga lainnya.

“Jika saya setuju untuk melakukan uji coba in vitro, saya pikir memang mungkin untuk menjadi obat antivirus. Tetapi untuk menjadi obat, harus ada konspirasi, “katanya. Dalam kasus yang sama, Indi Dharmayanti, kepala Pusat Penelitian Veteriner Indonesia Kementerian Pertanian, menunjukkan bahwa semua inovasi adalah penelitian oleh Kementerian Pertanian dan masih dalam tahap penelitian in vitro. , Penelitian dan proses penelitian sangat panjang.

“Sebenarnya, ini bukan cara untuk memecahkan masalah, karena penelitian masih dalam proses. Tapi ini adalah ekstrak dengan metode deglikosilasi yang dapat membunuh virus yang kita gunakan di laboratorium. Dia menyimpulkan: “Setelah semua, setelah pemutaran, ternyata kayu putih ini memiliki kemampuan untuk membunuh virus influenza dan bahkan korona.” Namun, Indi mengatakan produk tersebut masih akan dijual melalui pihak ketiga. Kasus ini adalah perusahaan yang berspesialisasi dalam tanaman berbasis minyak kayu putih. Dia menyimpulkan: “Dalam waktu dekat, itu bisa dijual melalui perusahaan swasta.” (*)

Tinggalkan Balasan