2020-08-05 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Hutan dan anggota tim inti DPR RI Kalimantan menyelenggarakan kelompok fokus (FGD) untuk membahas pandangan terkait dengan penilaian lingkungan strategis (KLHS) dan restorasi gambut dalam Rencana Pengembangan Pangan Kalimantan Tengah

Misi KLHK adalah untuk mengawasi lingkungan dan kehutanan dan menyiapkan KLHS cepat untuk rencana tersebut. -Baca: Menteri LHK mendukung 7.024 Kampung Tangguh Nusantara Kampung TNI-Polri untuk mempromosikan keamanan pangan

Wakil Menteri LHK Alue Dohong memimpin unit desulfurisasi gas asap virtual pada hari Jumat (17/7/2020), termasuk Wakil Ketua DPR Keempat Budisatrio Djiwandono (Budisatrio Djiwandono), Wakil Ketua Komite Keempat DPR Daniel Johan (Daniel Johan), Anggota Komite Ketujuh DPR Willy M Yoseph, Komite Rumah Keempat Bamba ng Ary Egahni, anggota Purwanto dan anggota Komite Ketiga Dewan Perwakilan Rakyat.

Menurut UU No. 18 tahun 2012, makanan termasuk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, ternak, air dan air.

“Konsep makanan yang dimaksud di sini. Oleh karena itu, bukan hanya beras atau beras. Talk Food Estate adalah pusat pengembangan makanan. Tidak seperti sawah, sawah adalah pusat pengembangan padi. ​​Anggota Kongres Alue Dohong mengatakan bahwa ini berarti Sepenuhnya dikembangkan dalam makanan PLG sebelumnya.

Baca: Gakkum KLHK memperbaiki 8 truk yang dimuat dengan kayu Merbau di Sorong – memposisikan ulang PLG asli sebagai anggota Parlemen Alue Dohong menunjukkan bahwa kawasan makanan sejalan dengan bekas PLG. Kesan 1,4 juta hektar sawah berbeda, ini adalah rencana perkebunan yang dirumuskan oleh pemerintah, berdasarkan penelitian, rencana Kebun Padi (pusat pengembangan padi) lebih terintegrasi dengan daur ulang gambut, yang dapat digunakan dalam potensi 165.000 hektar mineral langka dan lahan gambut.Selain itu, MP Alue Dohong menyatakan bahwa ada enam aspek utama dalam memposisikan PLG sebelumnya sebagai alternatif untuk pengembangan pangan berkelanjutan, yaitu, pembangunan regional, hutan, gambut, dan sumber daya manusia unggul. Teknologi dan tata pemerintahan yang baik, ia juga menjelaskan peran KLHK dalam pengembangan makanan praktis PLG lama dalam konteks keberlanjutan.

Pertama-tama, KL HS diimplementasikan dengan cepat oleh Direktorat Kehutanan dan Perencanaan Lingkungan (PKTL).

Tinggalkan Balasan