2020-08-05 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki secara langsung memantau call center koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah, yang mengeluhkan pengoperasian koperasi dan usaha kecil dan menengah yang terkena dampak epidemi Covid-19. Menteri Teten Masduki ingin memastikan bahwa agen call center siap menerima laporan dari usaha kecil dan menengah.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah telah membuka panggilan langsung melalui call center dari Senin (16/3/2020) selama jam buka dari jam 8:00 sampai 3:00 siang dari hari Senin hingga Jumat. WIB. Call center digunakan untuk mengetahui status bisnis koperasi dan usaha kecil dan menengah yang terkena dampak epidemi virus Covid-19.

“Sejauh ini, call center telah menerima berbagai laporan dari perusahaan kecil dan menengah. Beberapa orang mengeluh tentang penurunan permintaan, dan beberapa orang tidak berani memulai sebuah perusahaan karena mereka takut orang takut berinteraksi. Secara langsung, ada orang yang merusak distribusi barang Dan berbagai keluhan lainnya, “kata Menteri Teten Masduki saat melakukan tinjauan call center, Selasa (17/3/2020).

Baca: Kemenkop-UKM bekerja sama dengan negara-negara untuk mengatasi dampak UMKM COVID-19

Menteri Teten Masduki menekankan bahwa pemerintah sadar bahwa epidemi virus Covid-19 mempengaruhi perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengumpulkan data agar bertindak cepat untuk menjaga kelangsungan bisnis bagi para pengusaha UMKM. Dikatakan bahwa semua data yang dimasukkan melalui call center akan dipetakan terlebih dahulu, dan kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk memberikan solusi sesegera mungkin.

“Untuk memahami dan lebih memahami situasi yang dihadapi oleh koperasi dan usaha kecil dan menengah, kami telah membuka 1500-hotline 587 dan pesan khusus WA: 08111-450-587. Kami akan terus mengkonfirmasi dan secara aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah Pemangku kepentingan lain berkoordinasi, ā€¯Menteri Teten Masduki mendorong semua pihak untuk memainkan peran aktif.

Baca: Kemenkop-UKM menekankan pentingnya media dalam meningkatkan citra koperasi

“Saya meminta kita untuk selalu menjaga kebersihan. Cuci tangan kita dengan rajin. Cobalah untuk melakukan” jarak sosial “sebanyak mungkin.” Usaha kecil dan menengah masih di tempat-tempat komersial Memberikan pembersih tangan, karyawan mereka dapat menggunakan sarung tangan karet dan penjaga mulut. Kami saat ini sedang mempersiapkan berbagai rencana untuk terus mendorong koperasi dan UKM di seluruh Indonesia untuk membuat kemajuan. Tetap sehat dan tenang. Kami siap bersama. (BJN *)

Tinggalkan Balasan