2020-08-04 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan sumber makanan.

Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan pangan.Ini adalah komitmen dan tanggung jawab untuk menyediakan makanan bagi 267 juta orang Indonesia. Salah satu upaya adalah menggunakan halaman.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mahkota dapat diselesaikan dalam beberapa bulan, tetapi perut orang tidak dapat diperdebatkan. Karena itu, pertanian adalah sektor vital di bawah tantangan ekonomi yang menurun. SYL mengatakan selama kunjungan ke KWT di Kelompok Wanita Tani Pailin Barang (KWT): “Efek korona telah melemahkan ekonomi, banyak orang kehilangan pekerjaan, dan obat-obatan, yaitu pertanian, menanam sayuran di halaman.”), Nan Desa Borong Pala’la, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi, Minggu (31/5). Bahkan bisa menjadi sumber penghasilan rumah tangga. Di era pandemi ini, bisnis pertanian tidak akan mati karena tidak ada seorang pun di dunia yang perlu makan. Ini berarti bahwa jika sayuran di sekitar kita memiliki teknologi yang lebih baik, efeknya akan luar biasa. Dia menyatakan bahwa negara lain pasti akan bertanya pada diri sendiri pertanyaan ini.

Selama kunjungan, SYL berkesempatan untuk menyerahkan paket bantuan ke Situs Pemulihan Berkelanjutan (P2L), yang diterima langsung oleh Bupati Andnan Gowa dari Purichta Ichsan Yasin Limpo .

Kegiatan P2L Ini adalah kegiatan produksi pangan yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Biro Keamanan Pangan (BKP). Agung Hendriadi, kepala BKP Kementerian Pertanian, juga menghadiri kunjungan tersebut dan mengatakan bahwa selama fase pertumbuhan, setiap kelompok menerima 60 juta rupee dalam bantuan P2L. Untuk pengembangan perkebunan, realisasi demplot dan penanaman di pekarangan. Distribusi P2L pada tahun 2020 akan dilakukan pada 3.800 titik di seluruh Indonesia. — Di tempat yang sama, Sajariyati, ketua KWT Biring Balang, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuannya dalam kegiatan P2L.

Dia merasakan manfaat dari kegiatan ini, yang dia sebut perubahan luar biasa bagi tim dan lingkungan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan