2020-08-04 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Diyakini bahwa di bawah kondisi saat ini wabah virus pandemi Covid-19, musim panen di Indonesia telah mampu menebus kekurangan makanan yang tersedia di wilayah tertentu. Pemerintah setempat juga membantu pusat laporan dan mengoordinasikan persediaan makanan yang kekurangan pasokan. Dengan cara ini, prioritas dapat diberikan pada stok biji-bijian di wilayah tersebut. “Paman Ujang Paman Ismail, Pengamat Pertanian dari Universitas Islam Rio, mengatakan.

Menurut Ujang, pemerintah pusat memang berkewajiban untuk memantau persediaan makanan di semua wilayah. Jika pemerintah daerah juga memantau daerah itu sendiri Itu akan menjadi lebih kuat. Ujang mengatakan: “(Pemerintah pusat dan daerah) memiliki sinergi antara keduanya. “Ujang berkata. Ujang percaya bahwa hal yang paling penting saat ini adalah mendistribusikan tanaman ke daerah-daerah yang kekurangan makanan segera.

Beberapa waktu yang lalu, seperti yang diketahui semua orang, Presiden Yokowi hampir tiba pada Selasa (April 2020). Ini terungkap dalam pertemuan terbatas yang diadakan pada 28 September. Menurut laporan yang diterimanya, sebenarnya ada kekurangan makanan di beberapa daerah.

Menurut laporan yang disampaikan kepada Presiden Chokovia, ada kekurangan makanan Stok biji-bijian termasuk beras, jagung, berbagai paprika, bawang, dan gula.Presiden Jokovy juga menyerukan implementasi segera distribusi yang baik untuk memenuhi permintaan dasar dari daerah-daerah dengan komoditas berlebih ke daerah-daerah dengan defisit.

Tinggalkan Balasan