2020-08-04 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Era digital memengaruhi semua aspek kehidupan. Indonesia tidak terkecuali. Diharapkan bahwa masyarakat akan menjadi lebih sadar akan digitalisasi, termasuk percepatan transformasi digital.

Koordinator Ekonomi Airlangga Hartarto (Airlangga Hartarto) mengatakan bahwa pandemi Covid-19 harus memberikan dorongan bagi pemerintah untuk mempercepat transformasi digitalnya.

Menurutnya, infrastruktur dan layanan digital telah terbukti menjadi dasar dari berbagai kegiatan produksi ketika menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Baca: Pembuat undang-undang kritikus Golkar Sri Mulyani menggunakan model lama untuk menangani krisis ekonomi selama pandemi

“Misalnya, Menteri Koordinasi Ekonomi, Airlangga Hartarto, yang terlibat dalam penjualan rumah dan belajar di rumah

dalam berita Dalam pidatonya di konferensi pers, saat peluncuran program dukungan UMKM GrabForGood Indonesia 2020, Selasa (30 Juni 2020), Airlangga Hartarto menekankan perlunya transformasi digital.

“Terutama selama pandemi: dari offline ke offline Migrasi online adalah sesuatu yang dibutuhkan masyarakat, dan negara-negara mendorong digitalisasi ekonomi, “kata Airlangga Hartarto.

Dia juga menyarankan beberapa langkah pemerintah untuk mendorong masyarakat Menjadi lebih digital, antara lain, bagaimana pemerintah akan mencoba untuk meningkatkan harga ponsel pintar di Indonesia di masa depan mungkin lebih terjangkau.Tujuannya adalah untuk membuat lebih banyak orang Indonesia yang melek secara digital sehingga mereka dapat digunakan untuk partisipasi ekonomi melalui e-commerce di masa depan.

Baca : Wakil Gubernur Banten mendampingi Golkar untuk membantu masyarakat dengan benar mencapai tujuannya

“Pemerintah akan mendorong digitalisasi semacam ini menjadi lebih murah. Harga smartphone juga harus lebih murah sehingga lebih banyak orang bisa mengatakan Airlangga.

Mengenai transformasi digital, Airlangga mengatakan, tidak hanya dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga dengan mendorong inklusivitas. Menurutnya, pemerintah juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bisnis yang nyaman bagi pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga mereka dapat melakukan bisnis online.

Agar UMKM dapat bertahan dan berkembang dalam ekosistem digital, bimbingan dan pelatihan diperlukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan