2020-08-03 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Wanita Persatuan (DWP) Grace Batubara, konsultan Kementerian Sosial Dharma, mendistribusikan pasokan bantuan “Kemensos Present” di Cirebon. Dia mengingatkan warga bahwa di bawah normal baru atau normal baru saat ini, mereka harus mematuhi disiplin untuk mematuhi prosedur kesehatan.

“Saya mengetahui bahwa kota Cirebon dulu merupakan zona hijau, dan sekarang kembali ke zona kuning. Bagi para wanita di sini, bahkan jika kita melakukan ini”, kita memasuki periode normal baru, tetapi sebenarnya kita belum memasuki Periode baru itu normal. Karena itu, kita harus tetap menerapkan disiplin sesuai dengan rekomendasi pemerintah untuk mematuhi perjanjian sanitasi. “Rahmat (Grace) mengatakan kemarin (10 Oktober 2020) di Balai Kota Cirebon.-Tiga hal terpenting adalah: Dia terus mengatakan bahwa dia harus mengenakan topeng, sering mencuci tangannya, dan menjauh untuk menghindari publisitas.

“Saya harap Kota Cirebon dapat kembali ke area hijau dan semuanya dapat dikembalikan seperti biasa. Dia berkata: “Berawal dari disiplin diri kami, kami sangat yakin bahwa kami dapat memutus rantai transmisi Covid-19.”

Grace (Grace) atas nama kabinet tinggi Indonesia OASE mengatakan bahwa meskipun memasuki periode normal baru, masih ada Banyak penduduk menderita kesulitan ekonomi seperti pengangguran dan pengangguran akibat pandemi Covid-19. pendapatan. Ibu keduanya melanjutkan.

Sebanyak 2.500 bahan makanan pokok didistribusikan hari ini, dan 1.000 informasi terperinci didistribusikan oleh Layanan Pemberdayaan Sosial. Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kota Cirebon; 500 paket untuk desa nelayan Desa Kesenden, Kabupaten Kejaksan, Kota Cirebon, dan 1.000 paket untuk 5 jalan di Kota Cirebon, yaitu Harjamukti, Kesambi, dan Pekalipan , Lemahwungku dan Kejaksaan Agung. Dia menjelaskan. Layanan sosial non-moneter (BPNT) / rencana Sembako.

Pada saat yang sama, Walikota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan bahwa dalam Rencana Adaptasi Pabean (AKB) yang baru, warga sangat membutuhkan bantuan makanan pokok. Nasruddin berkata: “Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Masyarakat Cirebon berterima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungannya untuk melindungi kami dari infeksi dan menyebarkan virus dengan menghormati kesehatan tokol.”

Seorang warga Kota Cirebon Disebut Junaedi (69 tahun), ia bekerja sebagai nelayan dan pekerja lepas setiap hari, diduga berkat keberadaan Kementerian Pekerjaan Sosial. “” Terima kasih kepada Kementerian Sosial. Tolong aku. Sejak pandemi, penghasilan saya turun, tetapi syukurlah, saya dalam kondisi sehat.

Dia juga menghadiri Dharma Wanita, perwakilan dari Kementerian Sosial Indonesia, Direktur Kementerian Kepahlawanan, Pelopor, Kesatuan dan Pemulihan Sosial, Direktur Pemberdayaan untuk Masyarakat Adat Terpencil, Wakil Walikota Kota Cirebon, Pemberdayaan Perempuan Cirebon Dan kepala Kantor Sosial Perlindungan Anak.

Tinggalkan Balasan