2020-08-03 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Fadjry Djufry, kepala Biro Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), mengatakan bahwa produk tanaman anti-korona berbasis korona (eucalyptus) akan diproduksi dalam jumlah besar oleh individu. Menurutnya, Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian) belum melakukan penelitian. “Fajeri mengatakan dalam sebuah kontak, Sabtu (4/7/2020):” Kami telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta dan mereka telah sepakat untuk memproduksi secara massal produk tersebut. . “) .

Sejauh yang kami tahu, selama proses produksi, Balitbangtan menjalin kemitraan dengan PT Eagle Indo Pharma untuk membantu mempromosikannya ke masyarakat yang lebih luas. Dengan perusahaan farmasi dari Jepang, dari Rusia, Kobayashi dan mitra asing dari Aptar Pharma.

Kedua perusahaan telah meluncurkan kegiatan pemasaran di banyak negara / wilayah seperti Asia Tenggara, Cina, Jepang, Amerika Serikat, Rusia dan Eropa. Dia mengatakan bahwa setidaknya kita juga dapat membantu Hentikan penyebaran COVID-19. Kepala Pusat Penelitian Veteriner IndiDharmayanti menjelaskan bahwa produk KNI digunakan secara efektif setiap hari.

Tinggalkan Balasan