2020-08-03 |  Kilas Kementerian

Maine TRIBUNNEWS.COM – Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kejuruan Medan (BBPLK) tidak menghentikan berbagai kegiatan layanan masyarakat selama pandemi di bawah 19 tahun.

Salah satunya mengadakan pelatihan berbasis keterampilan (PBK) Covid-19 response untuk memasak profesional dan roti, yang dibuka pada Kamis (9/9, 2020).

“Peserta pelatihan adalah pekerja pariwisata yang terkena dampak pandemi Covid-19. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan memberikan kesejahteraan bagi peserta pelatihan, tetapi juga bertujuan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang terkena dampak. Pandemi”, Muhammad Ali, kepala BBPLK Medan, melewati siaran pers.

Pada awal latihan, Muhammad Ali menjelaskan bahwa PBK Tanggap Covid-19 memiliki dua tujuan: untuk meningkatkan kemampuan karyawan industri hotel / katering yang telah di-PHK dan untuk mengurangi beban masyarakat dari pelatihan Akibatnya, makanan didistribusikan, yang mempengaruhi Covid-19. Setelah pandemi Covid -19, SDM menyambut kebangkitan pariwisata Indonesia.

“Ali berkata:” Kami sangat percaya bahwa kekeringan akan pulih setelah pandemi berakhir. Oleh karena itu, kita harus hati-hati menyiapkan sumber daya manusia pariwisata untuk menerapkan standar kinerja yang lebih tinggi dalam pekerjaan kita. “Menjaga kebersihan, Muhammad Ali menegaskan bahwa siswa harus mengikuti rekomendasi pemerintah dan mengikuti standar prosedur kebersihan. Orang-orang biasa di Medan dan sekitarnya mengatakan:” Kata Muhammad Ali. Perwakilan dari Graha Kardopa Hotel mengatakan bahwa PBK sangat berguna untuk semua peserta selama pandemi.

Selain menjadi salah satu fasilitas untuk menyelesaikan kegiatan, dengan dukungan peralatan yang sangat modern, peserta juga dapat meningkatkan keterampilan mereka di bidang memasak dan membuat kue.

Tinggalkan Balasan