2020-08-03 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Bali, Kota Karangasem, Kabupaten Manggis, terminal kedua Pelabuhan Padangbai, harus dapat kembali beroperasi setelah sekitar satu (satu) bulan suspensi kapal KMP. Dharma Rucita III tenggelam di depan Pelabuhan Padangbai di terminal kedua pada hari Jumat, 12 Juni 2020. Ni Luh Putu Eka Suyasmin menyatakan bahwa itu adalah kepala otoritas Kesyahbandaran dan Padang. Orang yang bertanggung jawab atas pelabuhan Kelas IV, katanya, dengan cara ini, antrian panjang truk dan akumulasi lainnya dapat dihilangkan, dan kegiatan transit juga dapat berjalan dengan lancar.

Selain itu, Eka menambahkan bahwa tim evakuasi dikerahkan lagi hari ini untuk membantu membersihkan kargo yang tersebar di bawah kolam dermaga.

“Pagi ini, penyelam mampu dikerahkan untuk membantu membersihkan dan mencatat kargo di kapal. Eka mengatakan:” Situasi saat ini di bawah kolam dermaga untuk memastikan bahwa tidak ada lagi kargo dan tali yang tersebar di bawah kolam dermaga. “

Jumat, 10 Juli 2020, sekitar jam 2:25 siang KMP. Tugboat PT DLU (Dharma Rautan Utama) di Surabaya berhasil menarik Dharma Rucita III, yang sudah ada di KSOP IV sebelumnya. Ditemani oleh Padang Bai, telah melewati berbagai inspeksi BKI (Biro Klasifikasi Indonesia).

“KMP. Dharma Rucita III dan kapal tunda, didampingi oleh BKI dan Padang Bai IV KSOP, melakukan inspeksi dua (dua) hari untuk memastikan keselamatan kapal ketika tugboat ditarik. – -Kemudian, KMP. Rencana perbaikan Dharma Rucita dilakukan di galangan kapal PT Adiluhung Saranasegara di Indonesia.

Sebagai referensi saja, ukuran KMP Dharma Rucita III sama dengan kapal GT 355, dan total berat rute adalah 1.444 ton dari Sheet Port-Padang Bai Port.

Tinggalkan Balasan