2020-08-03 |  Kilas Kementerian

Pan Deliang Lang TRIBUNNEWS.COM-Direktur Biro Pertanian Pandeglang Budi Januardi memimpin panen padi tadah hujan pertama pada Selasa (4/4/2020) dengan petani dari Kelompok Tani Haur Tutul (Poktan) Sukasari di Desa Sukasari, Kabupaten Prosari. — Produksi beras negara itu sebagian besar masih berasal dari beras dataran rendah, sementara beras dataran tinggi hanya menyumbang 5% dari total produksi beras negara itu.

Sebelumnya, tanah ini tidak digunakan untuk tanaman pangan, “kata Budi.

Baca: Menteri Pertanian SYL: Tingkatkan minat beli masyarakat di pasar Mitra Tani

Budi mengatakan akan ditanam di lahan seluas 13 hektar Benih padi gunung, 9 hektar di antaranya didanai oleh Lembaga Evaluasi Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian melalui bantuan pemerintah, dan 4 hektar lahan didanai oleh petani sendiri.

“Pemerintah menggunakan 25 kg / ha benih padi Berikan bantuan penuh dan berikan pupuk organik, yaitu urea, SP26, NPK dan jeruk nipis. Pada saat yang sama, ada empat varietas benih yang ditabur, yaitu Situ Bagendit, Invago 8, Invago 10 dan Invago 12 “, kata Budi.

Budi Januardi mengucapkan terima kasih kepada para petani atas antusiasme mereka, terutama Poktan Haur Tutul, yang memberikan kontribusi pada hasil panen tinggi. Untuk varietas Invago, provitas mencapai 7,3 ton / ha, dan untuk varietas Situ Bagendit, hasil panen mereka adalah 4,5 ton / ha.

Baca: Sejak awal tahun, Sumatera Utara telah meningkat Kelapa diekspor ke China tanpa mundur, pada saat yang sama, Bupati Panddeglang Irna Narulita menjelaskan bahwa antara Maret dan Mei 2020, sekitar 48.934 hektar padi akan dipanen, dan hasilnya adalah 157.405 ton beras. Erna berkata: “Sawah meliputi area seluas 57.762 hektar, dengan total 10.342 hektar padi kering. “- Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebelumnya meminta semua kepala administrasi pertanian dan regional dan perusahaan pertanian lainnya untuk berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta jiwa Indonesia.

SYL menyetujui pada hari Jumat (4 Maret 2020) Dalam sebuah konferensi video yang diadakan oleh semua kepala departemen pertanian di Indonesia, mengatakan: “Mari kita selesaikan masalah pertanian ini dengan itikad baik, dan kita semua siap menjadi pahlawan. “

Tinggalkan Balasan