2020-08-02 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengurangi dampak COVID-19 pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Comprehensive Crisis Center sebagai sarana penyebaran dan pendidikan publik.

Juru Bicara Kelompok Kerja Manajemen COVID-19 di Kemenparekraf, Ari Juliano Gema, untuk meminimalkan dampak COVID-19 dan mengintegrasikan krisis Komunikasi sangat penting untuk mengelola krisis perjalanan dan pandemi. “Ari mengatakan dalam siaran pers yang diterima oleh Tribunnews, Rabu (1/4/2020) bahwa setelah kontribusi praktisi manajemen krisis dan pakar komunikasi selama periode 2018-2019, manajemen krisis industri pariwisata SOP,” kata Ari . Menetapkan saluran komunikasi melalui situs web dan media sosial-Kemenparekraf juga menyediakan berbagai saluran komunikasi publik melalui COVI J Response-19, termasuk melalui situs web resmi dan media sosial.

Kemenparekraf COVID-19 dapat diakses melalui akun instagram resmi kemen.parekraf, akun instagram @indtravel dan situs web www. kemenparekraf.go.id. Di situs resminya, Kemenparekraf juga mendaftarkan microsite COVID-19 khusus, yaitu https://pedulicovid19.kemenparekraf.go.id/.

Terhubung langsung ke pusat kontak

Tidak hanya disediakan microsite COVID-19, semua tujuan di jaringan telah terintegrasi dan langsung terhubung ke pusat kontak 08118956767 berdasarkan aplikasi WhatsApp.

Selama jam kerja, staf pusat informasi akan membalas catatan obrolan dari setiap publik, di luar jam kerja, bot obrolan akan merespons.

Ambil langkah-langkah mitigasi

Ari a Selain itu, Kemenparekraf terus mengumpulkan informasi untuk mengambil langkah-langkah mitigasi untuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terkena dampak COVID-19 di seluruh wilayah. Dia mengatakan: “Kami mengumpulkan data tentang pariwisata dan ekonomi kreatif di semua wilayah yang terkena dampak COVID-19.”

Setelah mendaftar, dalam menghadapi pandemi COVID-19, partai dan pemerintah daerahnya akan Dan ekonomi kreatif untuk mengimplementasikan rencana mitigasi. Dia mengatakan: “Minggu lalu, kami juga menyampaikan kepada semua pemerintah daerah rencana pengurangan emisi Oblast Parekraf.” Selain itu, ia segera membuka forum online untuk mengumpulkan pendapat dari para peserta dan pemangku kepentingan dalam industri pariwisata. Disengaja. Merumuskan kebijakan dan langkah selanjutnya. (*)

Tinggalkan Balasan