2020-08-02 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merasa belasungkawa setelah melalaikan tugas dalam tabrakan kapal cepat yang terjadi di Taman Nasional Sebangau di Kalimantan Tengah sekitar pukul 12:00 waktu pusat pada hari Senin, 9 Maret 2020.– – Menteri LHK Siti, yang baru saja mengunjungi Lombok dari tempat kerjanya, Nurbaya Bakar, secara langsung mengimbau semua karyawan untuk mengibarkan bendera nasional dengan setengah tiang untuk meratapi kematian para korban saat melakukan fungsi mereka. Dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono, orang utama yang bertanggung jawab atas Pusat Pengendalian Pembangunan Eco-Regional, koordinator regional UPT, dan orang yang bertanggung jawab atas sapu / ruang aula kementerian dihubungi mulai 10 hingga 12 Maret 2020 , Departemen lingkungan dan kehutanan dari seluruh wilayah Indonesia akan mengibarkan bendera negara setengah tiang selama tiga hari berturut-turut di departemen manajemen kantor badan-badan tersebut. — Di masa lalu, Siti Nurbaya segera mengungkapkan kesedihan yang mendalam setelah menerima berita sedih.

“Innalillahi wainailahi rojiun. Saya mendengar bahwa ada kecelakaan malang yang melibatkan speedboat. Kecelakaan itu melibatkan iring-iringan mobil dan akan mengunjungi VVIP. Taman Nasional Sebangau (Taman Nasional Sebangau) Sungai Par Palangka Raya. Saya mengikuti perkembangannya dan meminta informasi terbaru sesegera mungkin, dan berdoa untuk kelancaran proses evakuasi, “tulis Siti Nurbaya di laman akun media sosialnya. .

Berita terakhir, ada 9 korban dalam bencana Taman Nasional Sebangau. Tujuh korban ditemukan tewas dan dua lainnya sedang dirawat. -Termasuk 1 Letnan Kolonel Dandim Guara Capuas Dandim Bambang Letnan Kolonel Christianto Bavono, 8 personil dari Taman Nasional Bangor Barat, mewakili: Abdi Darmansyah, Ibnu Yudistira He ndrawan, Mutiara, Tias Nofianti (Tias) Nofianti) dan istrinya Polhut (Polhut). Tangan Umroatus Sholikhah dan Manggala Agni atas nama Mansyah.

Saat ini, dua korban dengan nama Yuliansi dan Selfia menerima perawatan.

Menteri LHK Siti Nurbaya diperkirakan akan pergi ke Kalimantan Tengah dan akan segera memimpin upacara pelepasan badan. (*)

Tinggalkan Balasan