2020-08-02 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Tarakan State-Dalam rangka meningkatkan layanan pelabuhan untuk meningkatkan keselamatan transportasi laut, Kementerian Perhubungan sekali lagi menyelenggarakan bangku uji pilot elektronik yang disebut e-Piloting.

Implementasi uji coba e-Pilot dilakukan di perairan Pelabuhan Tarakan di Kalimantan Utara kali ini, uji ini dilakukan sebanyak empat kali di Vessel Traffic Service (VTS) dari Kantor Area Navigasi (Disnav) Sepertiga dari tes driver elektronik, yaitu VTS Tanjung Priok, VTS Batam Center, VTS Tarakan, dan situasi terakhir di VTS di Benoa. Gunakan VTS di area navigasi untuk meningkatkan keamanan transportasi laut.

Baca: Metode adaptasi normal yang baru, pelaut di pelabuhan disiplin jangka panjang telah mematuhi perjanjian sanitasi – semua pihak di negara berkontribusi pada keberhasilan dan keberhasilan kegiatan ini sehingga hasil implementasinya dapat digunakan sebagai VTS Tarakan Referensi untuk implementasi pilotage elektronik di Pelabuhan Tarakan.

Arif Toha, Direktur Jenderal Administrasi Transportasi Maritim, hampir di awal pelaksanaan uji coba pengemudian elektronik di wilayah Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara pada hari Selasa, 7 Juli 2020. -Arif menjelaskan bahwa tujuan mendirikan test bed adalah untuk mendapatkan komentar dan evaluasi dalam persiapan untuk instalasi dan infrastruktur, serta untuk menerapkan peraturan tentang arahan mengemudi elektronik berdasarkan berbagai karakteristik perusahaan transportasi dan pengiriman dan peran menerapkan VTS.

Di masa lalu, penerapan rig pengemudian elektronik dilakukan di Tanjung Priok dan VTS Batam, dan implementasinya berjalan dengan lancar. Dia mengatakan, uji coba elektronik juga bisa dilakukan dengan lancar. Karena itu, ia mengucapkan selamat kepada semua pihak yang akan melakukan kegiatan ini sehingga pelaksanaan tes mengemudi elektronik dapat terus meningkatkan kualitas. Layanan ini didasarkan pada evaluasi dari implementasi sebelumnya, yaitu Tanjung Priok dan Batam. Dalam pandangannya, implementasi di Tarakan sangat sulit saat ini- “Semoga dengan menggunakan layanan pilotage elektronik ini, Layanan Pelabuhan Arif mengatakan:” Ini akan meningkatkan efisiensi, Dan untuk memastikan keamanan transportasi laut, termasuk perlindungan lingkungan laut di perairan Indonesia.

Baca: Kementerian Perhubungan memobilisasi kapal-kapal KPLP untuk membantu menemukan tenggelamnya kapal-kapal nelayan di Kuba — Pada kesempatan yang sama, Hengki Angkasawan, direktur navigasi yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan dalam pidatonya bahwa ia sebelumnya bekerja dengan Pel abuhan Tanjung Priok dan Batam menerapkan hasil tes mengemudi elektronik dan mereka dapat memberikan penilaian yang baik.

Tinggalkan Balasan