2020-08-02 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka menyelesaikan tugas hukum dan melibatkan publik dalam perumusan layanan publik, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyelenggarakan forum konsultasi publik virtual (FKP) pada Jumat (26/6/2020) untuk merumuskan wakil peningkatan kinerja Dokumen Panduan Standar Layanan Menteri-Acara diumumkan oleh Penjabat Direktur. Asisten peningkatan kinerja Chandra Bhakti. Chandra mengatakan pada upacara pembukaan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga terus meningkatkan tata kelola birokrasi sesuai dengan rencana luar biasa yang dirumuskan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Agar program berjalan dengan lancar, anggota parlemen dengan peningkatan kinerja akan terus mengambil langkah-langkah spesifik, salah satunya adalah untuk menekankan layanan publik. “Saat ini, anggota Kongres khususnya yang bertanggung jawab untuk peningkatan kinerja telah bekerja sama dengan departemen R&D Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuatnya bekerja dengan baik.” Kita tidak bisa lagi bermain sekarang, semuanya harus transparan dan akuntabel. “Chandra berkata … Dia menambahkan:” Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih dan kebanggaan kepada para ahli yang berpartisipasi dalam forum virtual ini. Saya berharap acara ini dapat berkontribusi untuk mendukung Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk menerapkan standar layanan publik yang baik dan adil. Esa Sukmawijaya, kepala Kantor Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, memperkenalkan acara tersebut. Dia mengatakan bahwa untuk meningkatkan tata kelola birokrasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, “salah satu kuncinya adalah menyediakan layanan yang baik.” Layanan publik harus diluncurkan dengan cepat. – “Kaimen Pola berharap memiliki saluran layanan publik yang baik dan sesuai,” katanya, “Saya berharap turnamen ini akan membawa manfaat bagi perkembangan industri olahraga Indonesia. Saya harap semua orang bisa memberinya pendapat dan saran yang sesuai untuk acara ini. Acara forum konsultasi publik ini memperkenalkan profesor dari Universitas Negeri Yogyakarta, Direktur Indonesian Sports Corruption Watch (ISCW), Profesor Djoko Pekik, Rudy Darmawanto, Sekretaris Jenderal PB Pelti, Lani Serdadi, Sekretaris Jenderal PAPORI Nasril Qadar Taslim dan praktisi senior atau berita Pekerja Ian Situmorangang. Semua wakil wakil bertanggung jawab untuk memperbaiki lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan