2020-08-01 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah meminta para cendekiawan untuk bekerja bersama membangun ekosistem lapangan kerja yang baik dan berkelanjutan di Indonesia. ; Informasi dan pasar tenaga kerja adalah hubungan kerja yang harmonis dan mekanisme pengawasan kerja sama yang terintegrasi satu sama lain.

“Kami berharap kampus / cendekiawan dapat terus memainkan peran aktif dalam memupuk tenaga kerja berkualitas tinggi dan berkontribusi pada pengembangan lapangan kerja di masa depan,” Menaker Ida menjadi pidato pembukaan webinar tersebut. Menghadapi dampak pandemi buruh di dunia akademik Universitas Paramadina di Jakarta “, Senin (27/4/2020) .- Menaker Ida mengatakan bahwa sebelum pandemi Covid-19 atau dalam keadaan normal, dia Dari partai-partai politik telah menyiapkan berbagai rencana untuk mengatasi tantangan tenaga kerja, terutama mengatasi ketidakcocokan keterampilan dan memperluas kesempatan kerja.

Di antara mereka, pelatihan kejuruan dan pelatihan magang terstruktur diselenggarakan melalui kerjasama dengan industri.

“Tujuan Ini untuk memungkinkan mereka dilatih untuk bekerja secara langsung dan kapan saja sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, “kata Iaker Menaker – platform sistem informasi pekerjaan (SISNAKER) juga telah disiapkan, yang dapat memberikan informasi dari lowongan pekerjaan, Informasi komprehensif mulai dari jenis pelatihan hingga kualifikasi untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja. Kementerian Tenaga Kerja juga telah memperluas kesempatan kerja bagi orang-orang yang ingin menjadi pengusaha. “Dia berkata,” Saya berharap bahwa industri yang matang akan terus tumbuh dan menyerap sejumlah besar pekerja. “.

Mengenai mengatasi dampak Covid-19 di bidang ketenagakerjaan, Menda Ida mengatakan bahwa partainya menyesuaikan anggarannya. Beradaptasi dengan rencana yang dapat menjadi jaring pengaman sosial dan rencana di bawah kerangka kebijakan untuk pemangku kepentingan di sektor tenaga kerja.

Tinggalkan Balasan