2020-08-01 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Desa, Daerah Rentan dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar (Abdul Halim Iskandar) mengatakan bahwa dari 74.953 desa, sebanyak 50.939 desa telah mengalokasikan bantuan tunai langsung ( BLT) untuk mengumpulkan dana desa.

Target Dana Desa BLT adalah sebanyak 5400. 847 keluarga penerima manfaat (KPM).

Dia mengatakan pada konferensi pers virtual yang diadakan di Jakarta pada Jumat (29/5) / 2020: “Pada 28 Mei, Dana Desa BLT telah mengumpulkan 24 triliun rp3, memberi manfaat sebanyak 5400847 KPM “Sekretaris Negara menyambut baik di antara total penerima BLT, tidak kurang dari 1.151.977 KPM termasuk dalam kategori baru keluarga miskin karena hilangnya mata pencaharian. Sejak itu, tidak kurang dari 232.768 KPM anggota keluarga mereka akan dimasukkan. Oleh karena itu, kami Karakteristik penerima BLT dari dana pedesaan yang diperoleh di lapangan adalah tiga karakteristik, pertama-tama karena penghapusan kesalahan berarti keluarga miskin yang belum terdaftar sebelumnya. Dia mengatakan bahwa fitur kedua adalah hilangnya mata pencaharian, dan fitur ketiga adalah bahwa anggota keluarga menderita penyakit kronis. Meskipun demikian, masih ada 26 kabupaten dengan tarif pajak nol atau dana desa BLT yang tidak terisi.

“Persentase nol hampir merupakan dasar dari Papua. Karena kondisi komunikasi dan transportasi, apakah 26 daerah ini benar-benar nol? Di antara 26 daerah / kota ini yang masih nol, ini adalah perlakuan khusus , “kata mantan ketua itu.

Menurutnya, sanksi bisa berupa menunda penyaluran dana desa hingga pengurangan dana desa di tahap selanjutnya. Dia mengatakan bahwa ini seperti sanksi, penghargaan. Ini berarti desa itu baik. Meskipun situasi ini kecil, itu memang ada.

Tinggalkan Balasan