2020-08-01 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-MPP (Pusat Layanan Umum Kota Riau) Pekanbaru telah berdiri selama satu tahun. Pada peringatan pertama berdirinya, ditandai dengan perluasan area layanan, ini adalah bangunan (Disdukcapil) yang didedikasikan untuk layanan kewarganegaraan dan populasi. Upacara pembukaan diadakan pada hari Rabu (03/11) oleh Menteri Reformasi Administrasi dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

“Merayakan ulang tahun satu tahun anggota Kongres di Beijing tidak hanya untuk menyederhanakan birokrasi, tetapi Menteri Tjahjo, disertai oleh Diah Natalisa, Wakil Menteri Pelayanan Publik Departemen PANRB, mengatakan,” Untuk mempercepat pengambilan keputusan. Pada 2019, jumlah layanan MPP Pekanbaru akan mencapai 185, dengan 27 penyewa. Pada awal tahun 2020, atau 191 layanan, total 33 penyewa – terutama untuk Disdukcapil, ada 22 jenis layanan. Sebelum bergabung dengan MPP, ada rata-rata 300 kunjungan ke Disdukcapil setiap hari.Setelah memasuki MPP, kunjungannya meningkat menjadi 1.317-Menteri Tjahjo memuji Pemerintah Kota Pekanbaru untuk keberhasilannya dalam memperluas bidang pusat layanan modern. MPP di Pekanbaru diperkirakan masih akan tumbuh dan beradaptasi dengan tantangan, sehingga keberadaan MPP yang dapat menciptakan birokrasi kelas dunia yang menantang akan meningkatkan ekonomi regional. Keberadaan MPP tidak diragukan lagi meningkatkan kesulitan atau kesulitan melakukan bisnis.

MPP sekarang dikembangkan oleh pemerintah daerah, memiliki sistem data terintegrasi dan menggunakan teknologi. Dengan bantuan teknologi, layanan akan lebih cepat, lebih transparan, dan mengurangi pemerasan. Dia berkata: “Anggota Kongres terbuka untuk mengurangi korupsi.”

Pada kesempatan ini, walikota Pekanbaru Firdaus mengungkapkan bahwa dia dan stafnya sedang mencoba untuk mengubah layanan ini Mentalitas. Pemerintah kota menggunakan layanan Disdukcapil, seperti layanan perbankan.

MPP Kota Pekanbaru dapat memberikan rata-rata 1.500 layanan per hari. Tujuan untuk tahun depan adalah menyediakan 2500 layanan per hari. Langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mencapai tujuan ini adalah berinovasi dalam sistem dan aplikasi.

Selain itu, semua sumber daya manusia yang menyediakan layanan untuk MPP terus ditingkatkan. Dia menyimpulkan: “Anak-anak kami, kami bekerja keras untuk mengubah layanan.”

Pada akhir serangkaian kegiatan, menteri dan rombongannya mengunjungi kewarganegaraan dan identitas gedung bersama MPP Pekanbaru (Pekanbaru). Gedung MPP Adminduk dari Kantor Kependudukan (Disdukcapil). (*)

Tinggalkan Balasan