2020-07-31 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan staf Kementerian Pertanian melakukan perawatan halal dalam suasana virtual Idul Fitri di Ruang Warfare Pertanian (AWR) Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (26/5). Program ini telah menjalin hubungan dengan 650 saluran kantor dan Kementerian Pertanian Indonesia.

Sekretaris Pertahanan Sirri mengatakan bahwa tidak ada yang sempurna. Selama perjalanannya, dia pasti telah membuat banyak kesalahan. Menurutnya, Idul Fitri adalah motivasi untuk kembali ke alam dan menjadi orang suci karena kami ingin saling memaafkan.

“Maaf, ini sangat penting. Kami melepaskan beban kebencian dan blokade. Itu berarti mari kita mengekspresikan diri kita pada hari ini di Fitri. Tidak hanya kita minta maaf, kita juga dapat menyelesaikan masalah secara proporsional, rasional dan rasional.” SYL Mengatakan. “

Makanan halal ganda halal yang diproduksi secara online diakui oleh SYL sebagai pengalaman pertamanya, yang berbeda dari tahun lalu. Menurutnya, semua pihak harus dapat memanen esensi dan kebijaksanaan makanan halal. Covid19 pandemi .– – << Untuk pandemi, kami bersyukur bahwa teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan teknologi canggih dapat menyatukan kita. Kita harus bisa menyelamatkan nyawa besok. Hari ini, itu harus lebih baik daripada kemarin. ", Kata SYL.

Pada saat ini, SYL mengingatkan Kementerian Pertanian untuk tidak bergantung pada impor sedikit pun untuk kemerdekaan negara. Urusan pangan 267 juta orang Indonesia belum dikelola dengan baik. – “Impor memang tidak dilarang. Namun, kemerdekaan negara ini tidak dapat dianggap sebagai sandera. Jika ya, kita harus bekerja lebih keras. Petani harus termotivasi dan didorong,” katanya dengan antusias, mungkin tidak mundur. Bahkan jika hanya ada satu jalan, bahkan di bawah kondisi terbatas saat ini, kredibilitas karyawan harus menurun, dan kredibilitas karyawan harus melebihi level yang disyaratkan. Itu ada sekarang dan tidak akan beroperasi setengah jalan.

“Mulai hari ini, ayolah. Anda tidak bisa berpikir dan bertindak normal. Anda harus menggunakannya di luar kotak. Kita tidak boleh membiarkan negara besar ini goyah.”

SYL hanya mengandalkan teknologi untuk mengelola sektor pertanian Itu tidak cukup, menurutnya, pertanian rekayasa sosial juga diperlukan, kita harus bekerja keras dan penuh kasih sayang.

Ini adalah acara yang hampir ramah yang berakhir dengan permintaan maaf dari Menteri Pertanian kepada semua karyawan, terutama jika dia membuat kesalahan dan membuat kesalahan selama tahun pertamanya di Kementerian Pertanian.

Tinggalkan Balasan