2020-07-31 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan dalam rapat kerja bersama dengan Komite Keempat DPR RI bahwa mereka masih berkomitmen untuk menyediakan makanan untuk 267 juta orang. Pecahkan masalah penghuni dengan menetapkan target untuk beberapa produk pada tahun 2021.

Menurutnya, masalah makanan sangat penting dan harus diselesaikan dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, pidatonya di tengah pertemuan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai menteri jika ia menurunkan target ditafsirkan sebagai kurangnya minat untuk menurunkan target produksi pangan, yang diabaikan oleh beberapa partai politik. Kepentingan petani dan masyarakat harus dijaga. Orang-orang makanan harus puas dengan tangan kita sendiri, “kata Syahrul di Gedung Parlemen Republik Indonesia, Senin (22/6/2020).

Untuknya, produksi makanan adalah wajib. Negara sendiri Upaya, oleh karena itu, dengan atau tanpa impor, bertekad untuk terus meningkatkan produksi dalam negeri, terutama makanan strategis – Menteri Pertanian SYL mengakui bahwa pandemi Covid-19 merupakan ancaman langsung atau tidak langsung dan tantangan dalam upaya untuk memastikan pasokan makanan. Akibatnya, distribusi dan kapasitas produksi makanan telah hancur.

“Tapi kami berada di Kementerian Pertanian, serta menteri, gubernur, bupati, walikota, dan petani, harap optimis dengan tujuan yang kami tetapkan untuk diri kami sendiri. Dia berkata: “Karena ini adalah kebutuhan nasional,” (*)

Tinggalkan Balasan