2020-07-31 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Samarinda-Pusat Pelatihan Kejuruan (BLK) Samarinda menyumbangkan 200 set alat pelindung diri (PPE) dalam bentuk pakaian pelindung terhadap bahan-bahan berbahaya ke cabang Samarinda Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Samarinda. Bantuan harus dapat membantu staf medis yang avant-garde: “Saya harap bantuan semacam ini dapat membantu rekan-rekan staf medis. Karena mereka adalah penjaga utama manajemen pandemi Covid-19 saat ini,” Nurjuliani mewakili kepala BLK Samarinda Andri Susila, Senin (14/4/2020) Setelah penyerahan bantuan.

Sekretariat IDI Yustaniah dari cabang Samarinda secara langsung menerima bantuan APD untuk 200 set pakaian pelindung zat berbahaya APD. Kementerian Tenaga Kerja memprakarsai rencana aksi Kementerian Tenaga Kerja melalui Administrasi Umum Pelatihan dan Pengembangan Produktivitas (Binalattas).

Rencana ini memobilisasi semua BLK di Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Bantuan ini didasarkan pada arahan kerja Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dan bertujuan untuk memberdayakan semua kekuatan. Andri menjelaskan bahwa departemen penegakan teknis Kementerian akan membantu mengelola Covid-19.

Melalui Kementerian Operasi Kementerian Tenaga Kerja, bekerja sama dengan pemerintah pusat dan para tunawisma setempat, memproduksi 180.000 masker, 8.500 liter pembersih tangan, 13 desinfektan. Stan, 2.750 APD dan 20 sistem infus tenggelam.

Kecuali untuk staf medis , Produk-produk dari Kementerian Aksi Manusia juga didistribusikan ke agen-agen lapangan yang berurusan dengan Covid-19, seperti Polri, TNI, BNPB dan Covid Handling Command 19.

Di lingkungan BLK, produk-produk ini juga didistribusikan ke pengendara sepeda motor online, Personel keamanan lembaga pemerintah, orang percaya, orang percaya dan masyarakat umum.

Andri menambahkan bahwa APD yang disumbangkan ke cabang IDI Samarinda adalah produk dari kursus pelatihan pakaian BLK Samarinda.

Selama proses produksi, tim BLK Samarinda menerima Dengan bantuan alumni BLK Samarinda.

Selain PPE, alat pemrosesan lain yang diproduksi oleh BLK Samarinda termasuk wastafel sistem infus, masker, ruang desinfeksi, dll. “Kami akan terus menerapkan program bantuan ini untuk mempercepat dukungan. Berurusan dengan Covid-19 “. Said. (*)

Tinggalkan Balasan