2020-07-30 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Tenaga Kerja mendorong perusahaan untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan bagi pekerja.

Salah satu fasilitas kesejahteraan adalah menyediakan asrama / kantin untuk memenuhi kebutuhan pekerja akan perumahan / akomodasi yang layak huni dan sehat.

“Perusahaan juga dapat menyediakan sewa / akomodasi kepada pekerja melalui sistem pinjaman dan jumlah yang disepakati. Bantuan dengan kontrak perumahan, tentu saja, juga harus memperhitungkan kemampuan perusahaan, “kata Menaker, Selasa. Ida Fauziyah mengatakan pada audiensi yang diadakan di Komite Pusat Forum Santri Indonesia (DPP FSI) di Jakarta (selain itu, Menteri Tenaga Kerja Ida mengatakan bahwa Kementerian juga menyebarkan dan menyebarluaskan informasi tentang rencana penyediaan perumahan bagi pekerja kepada para pemangku kepentingan). Penghasilan rendah (MBR), dan koordinasi dengan kementerian / lembaga terkait (K / L) untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarga mereka. Enda Aida mengatakan bahwa pekerja / pekerja memainkan peran yang sangat penting. Ini memainkan peran penting dalam produksi barang dan jasa dan merupakan salah satu pilar perekonomian nasional.

“Jika pekerja puas dengan kebutuhan dasar mereka, termasuk perumahan, ini akan mendorong peningkatan produktivitas,” jelas Menaker Ida.

Tapi, katanya, kebutuhan dasar, seperti bimbingan yang tepat untuk pekerja, belum sepenuhnya terpenuhi. Situasi saat ini adalah masih banyak pekerja tanpa perumahan.

Oleh karena itu, untuk memastikan kehidupan yang layak bagi pekerja / pekerja, pemerintah tidak hanya meningkatkan upah dan jaminan sosial, tetapi juga harus meningkatkan kesejahteraan pekerja / pekerja melalui perumahan / rencana kerja, dan memfasilitasi penyediaan bantuan transportasi murah kepada pekerja , Dan mempromosikan pengembangan koperasi perusahaan. Dia mengatakan: “Pemerintah sedang melakukan berbagai upaya untuk memastikan bahwa pekerja kami dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, salah satunya terkait dengan perumahan atau tempat tinggal.” (*)

Tinggalkan Balasan