2020-07-30 |  Kilas Kementerian

Lampung TRIBUNNEWS.COM-Dalam proses adaptasi dengan kebiasaan baru Provinsi Lampung, sebagai bagian dari perjuangan melawan epidemi Covid-19, semua orang di wilayah pelabuhan melakukan implementasi peraturan kesehatan di Kabupaten Panjang, Lampung, Selasa 2020/07/07). — Kegiatan yang dimulai dengan penerapan kesiapan Apple dilakukan di galangan kapal Pangkalan Angkatan Laut Lampung, diikuti oleh semua agen pengiriman pelabuhan lama, seperti KSOP Pangkalan Angkatan Laut Lampung jangka panjang, Dit. Kantor Polisi Daerah Lampung, Bashar Nas Lampung, Bea Cukai, Biro Kesehatan Pelabuhan Lampung, Entitas Komersial Pelabuhan (BUP) dan Terminal Mandiri (TUKS) dan Terminal Khusus (TERSUS) .

Baca: Kementerian Perhubungan Menyerahkan kapal KPLP untuk membantu menenggelamkan para korban di kapal nelayan Kupang – komandan Lanaal Lampung, Kolonel Amrul Adriansyah di acara ini Bertindak sebagai upacara inspektur. Di Kabupaten Panjang Lampung, hal ini dipandang sebagai bentuk nyata mengambil alih komunitas laut Panjang Panjang untuk umum.

Secara khusus, untuk penduduk Pulau Lampung yang beradaptasi dengan kebiasaan baru untuk sementara waktu, mereka akan terus memprediksi penyebaran virus.

Selat Lombok yang efektif secara resmi

Pada saat yang sama, Andi Hartono, kepala kantor KSOP di Banjan I, menyatakan bahwa “Protokol Sanitasi” dilaksanakan oleh semua personel maritim di Provinsi Lampung „Äč Kegiatan disiplin akan dilakukan di tiga lokasi, yaitu Lapangan Baruna Ria Panjang, di depan pintu masuk Pasar Panjang dan Pelabuhan Panjang, dan di depan kantor jangka panjang KSOP Kelas I.

Menurutnya, dalam menghadapi adaptasi dengan kebiasaan baru Provinsi Lampung, semua agen maritim di Panjang Panjang selalu bekerja bersama dan mengambil tindakan. Mulai dari Januari 2020, melalui organisasi, koordinasi dan pelepasan berbagai SOP dan surat edaran, ini Situasi ini mulai berlaku.

“” “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendesak organisasi kesehatan untuk menerapkan perjanjian sanitasi di sektor kesehatan. Menurut SOP kami, untuk ton Panjang, terutama kapal yang masuk dan meninggalkan Pelabuhan Panjang. Andy Hartono mengatakan, Anggota kru kapal nasional dan internasional harus tetap di atas kapal ketika mereka berada di Port Lang .

Baca: Kementerian Transportasi padat karya, dan masyarakat di sekitar Pelabuhan Lembong terlibat .— Andi Hartono juga Mengatakan bahwa selain memegang Apple, semua anggota komunitas maritim Changgang memiliki kesempatan untuk menyediakan peralatan medis dalam bentuk masker atau masker wajah berdasarkan prinsip pelaksanaan perjanjian sanitasi.

Tinggalkan Balasan