2020-07-29 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memasuki transisi menuju pandemi normal baru Covid 19, dan telah memastikan bahwa 11 komoditas nasional masih dalam keadaan aman dan terkendali. Menteri menunjukkan bahwa 11 persyaratan dipantau. Dalam sebuah diskusi dengan Asosiasi Intelektual Muslim Indonesia (ICMI) pada hari Kamis (6/6/20), menteri mengatakan: “Pada bulan ini, 11 makanan utama kami, Alhamdulillah, berada dalam kondisi baik. Bagaimana kami menghargai distribusi.”).

Adapun 11 bahan dasar yang terlibat adalah beras, jagung, bawang merah, bawang putih, lada merah, cabai, daging sapi, ayam, telur, gula dan minyak goreng. -Menurut Menteri Pertanian, perkiraan pasokan beras saat ini sekitar 21 juta ton, dan diperkirakan 12 juta ton.

Diperkirakan bahwa stok beras pada bulan September akan mencapai 8,5 juta ton.

“Kamis. Saya memastikan bahwa tidak ada masalah dengan makanan pokok. Ini telah dibuktikan melalui pengalaman kami di bulan Ramadhan dan Bulan Suci Libaran. Tanpa kenaikan harga,” katanya. Di bawah mediasi Program Pangan Dunia dan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), siklus lima tahun pelarian hama dan krisis global. “Untuk ini, kami memiliki tiga strategi untuk memprediksi efek berbahaya ini. Dia mengumumkan produksi pertanian dan mendorong distribusi makanan pokok yang tepat. Pertama, kami mengembangkan rencana SOS atau darurat, kemudian rencana sementara (jangka menengah), dan akhirnya rencana permanen (jangka panjang). ).

Tinggalkan Balasan