2020-07-29 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki meminta semua pihak termasuk sektor swasta, perusahaan publik dan masyarakat untuk membantu usaha kecil dan menengah terus memproduksi dan menjadi pandemi dalam COVID-19.

“Saya harus menjelaskan kepada peserta UMKM (terutama mereka di sektor mikro) bahwa ia memiliki 64 juta unit bisnis. Ini bukan masalah kecil, tetapi masalah besar. Oleh karena itu, ini bukan hanya pemerintah Tanggung jawab, tetapi di sektor swasta dan masyarakat, “Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan dalam talk show Indonesia Good Morning pada pukul 10:00 pagi pada WIB, dengan tema“ Face Covid-19, bangkitnya UMKM! ”Kamis Siaran langsung dari Jakarta.

Tiga pembicara menghadiri pertemuan di lokasi masing-masing dan membuat komentar melalui konferensi video atau bentuk virtual. Pada kesempatan ini, pembicara yang menyampaikan pandangan mereka adalah CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan CEO BenihBaik.com Andy Flores Noya. Tetten mengatakan pemerintah telah mengambil banyak langkah khusus untuk menjaga daya beli produk UMKM. Koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah sedang mempersiapkan dua langkah stimulus khusus untuk mempertahankan dan meningkatkan daya beli masyarakat untuk produk-produk UMKM selama epidemi COVID-19.

“Untuk memperkirakan dampak ekonomi COVID-19, koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah sedang mempersiapkan beberapa rencana. Salah satunya adalah meningkatkan daya beli usaha kecil dan menengah, yang disetujui oleh Presiden, dengan anggaran sebesar Rp2 triliun. , “Kata Teten. Teten mengatakan bahwa diharapkan 2 juta orang akan meningkatkan daya beli UMKM sebesar 10 triliun rupee – dan kemudian paket stimulus kedua akan merangsang sektor mikro dalam bentuk bantuan tunai. Sedang mempersiapkan. Kami memperkuat layanan pengiriman dari pintu ke pintu, termasuk pengemudi ojek online. Untuk tujuan ini, ia menekankan bahwa pemerintah harus bekerja sama dengan e-commerce. Dia berkata: “Untuk membuat jarak sosial efektif, kita harus menemukan solusi untuk membuat jarak sosial ini menghasilkan produktivitas. “

Tinggalkan Balasan