2020-07-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali berpartisipasi dalam webinar dengan tema PON dan prestasi olahraga selama pandemi Covid 19, dan memberikan pidato sebagai pembicara tamu. Jakarta, Jumat (5/6 / 20)) .– Webinar yang diluncurkan oleh Universitas Nasional Suresa (Unesa) menyatukan lebih dari 5.000 peserta.

“Covid-19 Pendemi memiliki dampak luar biasa pada kegiatan olahraga. Dampak yang paling jelas adalah dalam industri pariwisata. Dalam industri pariwisata, berbagai kegiatan olahraga tidak efektif. Ini berdampak pada bidang sosial ekonomi. Kita tahu bahwa ada Banyak kegiatan olahraga yang diblokir, seperti liga sepak bola, IBL, liga profesional dan acara lainnya, dan kegiatan olahraga yang secara ekonomi tergantung pada kehidupan (kegiatan olahraga) tidak hanya pemain dan pelatih, tetapi juga pedagang, menjual olahraga pemuda selama ada kesepakatan Menteri menjelaskan.

Kemudian dia berkata lagi bahwa karena adanya epidemi ini, masyarakat dan kesehatan terpengaruh. Kami merekomendasikan tinggal di rumah, yang pasti akan memiliki dampak signifikan pada kinerja atlet.

Meskipun Dampaknya pada olahraga tidak jelas, tetapi penurunan kinerja atlet dan acara olahraga belum berlanjut, dan olahraga komunitas telah sepenuhnya berhenti. Pemerintah akan merilis perjanjian olahraga reguler baru. “” Pemerintah akan segera mengeluarkan perjanjian atlet sehingga mereka dapat Dimungkinkan untuk melanjutkan pelatihan dan melanjutkan kompetisi olahraga nasional. Pengembangan perjanjian olahraga akan dikoordinasikan dengan Departemen Koordinasi PMK, Kementerian Kesehatan dan kelompok kerja Covid-19. Dia menjelaskan: “Konsep perjanjian olahraga standar yang baru adalah kamp pelatihan, termasuk latihan independen, Latihan virtual atau latihan terisolasi, secara ketat merujuk pada protokol pergerakan orde baru. – Pernyataan lain dari Menteri Pemuda dan Olahraga mengenai implementasi kebijakan PON XX Papua – menurutnya, menurut Keputusan Presiden, pelaksanaan PON XX Papua berlangsung pada Oktober 2021. Perbatasan pertemuan pada 23 April 2020, berhasil, Implementasi, pemberdayaan ekonomi, dan misi manajemen .————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————— dari dari cara penerapan protokol pencegahan dan pengobatan Covid-19, tempat untuk melanjutkan kompetisi dan sosialisasi dan promosi PON XX Papua. Area ini dapat diimplementasikan secara independen melalui perjanjian virtual atau berbasis protokol, “pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan