2020-07-28 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Munbola) Zainudin Amali mendorong setiap olahraga untuk mengembangkan kreativitasnya sendiri selama pandemi Covid-19. Secara langsung mengatur turnamen internal.

Jumat (7 Oktober 2020), Menteri Pemuda dan Olahraga menyaksikan final Turnamen Keluarga Tunggal Putra PBSI di PBSI Pelatnas (Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta). Inilah yang dikatakannya. Turnamen internal yang diselenggarakan oleh PBSI memang berbeda. Karena para atlet dalam kompetisi tidak dapat dilihat secara langsung oleh publik. diam. Tidak ada pendukung yang berteriak. Perangkat yang sesuai menjalankan protokol kesehatan. Meng Pola, yang melihat atlet berjuang di tempat kejadian, juga harus mematuhi peraturan kesehatan.

Siapa pun yang memasuki Pelatnas Cipayung harus memeriksa suhunya. Gunakan pembersih tangan pada masker wajah. Menpora juga menetapkan jarak untuk duduk dengan orang lain (termasuk Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto dan Manajer Pengembangan dan Pengiriman PBSI Susy Susanti). tangan. Menpora sangat berterima kasih atas prestasi masa depan para atlet dalam kompetisi ini. Karena itu, olahraga harus kreatif. Musim bulutangkis bisa (menyelenggarakan turnamen keluarga), tetapi yang lain tidak bisa. Namun, ia harus mematuhi perjanjian kebersihan. Nantinya, saya akan melakukan olahraga lain, terutama yang tanpa kontak fisik langsung. Mambola berkata: “Jika itu sepak bola atau bola basket, tidak seperti itu.” Menpora melanjutkan, setiap olahraga harus dipersiapkan untuk kejuaraan yang akan datang.

Untuk bersiap, saya pikir perlu untuk terus berlatih dan mengatur turnamen secara internal.

“Kita harus mempersiapkan Olimpiade di masa depan. Nah, para atlet ini harus berpartisipasi dalam kompetisi internal. Sehingga mereka dapat membuktikan hasil pelatihan sejauh ini,” kata Menpola. “Saya pikir itu terserah Anda. Para atlet (di Cipayung Pelatnas) sudah ada di sana. Jangan bosan berjuang untuk kejuaraan masa depan, sama seperti Olimpiade nanti. Jika Anda masih memilikinya, silakan tingkatkan kinerja Anda. Pertahankan energi Anda selama pandemi ini. Kesepakatan kesehatan harus dilaksanakan.Bahkan jika saya berjanji untuk tinggal di sini bersama mereka (atlet), saya akan sering datang ke sini, tapi itu sebelum Covid-19 (pandemi) .Tapi dengan Covid-19, saya takut, dan mereka juga Sangat takut. Ini berarti mereka semua takut. Menteri Pemuda dan Olahraga, Sekretaris Jenderal ISPB Achamd Budiharto sekali lagi menyatakan bahwa kita harus tetap sehat dan mematuhi peraturan kesehatan. Dia mengatakan bahwa PBSI akan terus menjadi kreatif. Dan menyampaikan dukungan dan penghargaan. Kami akan menciptakan cara untuk membuat masa depan lebih baik, “jelasnya. (*)

Tinggalkan Balasan