2020-07-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menghadapi masa adaptasi dengan kebiasaan transportasi baru termasuk layanan transportasi laut, Kementerian Perhubungan mengeluarkan peraturan tentang implementasi pedoman untuk pergerakan personil transportasi selama periode kebiasaan baru untuk beradaptasi dengan periode adaptasi baru. Komunitas Corona 2019 (Covid-19) yang aman untuk produksi sebagaimana diatur dalam Surat Edaran No. 12-Surat edaran ini dikeluarkan sesuai dengan ketentuan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 41 tahun 2020 tentang pencegahan distribusi Covid-19 Perubahan pada kontrol transportasi di bawah lisensi No. 18 pada tahun 2020 dan surat edaran presiden grup tentang percepatan pemrosesan COVID-19 No. 7 pada tahun 2020 dalam proses adaptasi dengan kebiasaan baru untuk beradaptasi dengan efisiensi produksi dan masyarakat yang aman Standar dan persyaratan (2019) VID-19).

“Surat edaran ini tidak dimaksudkan untuk membatasi siapa yang akan pergi atau siapa yang akan k. Tetapi siapa pun dapat bepergian dengan perahu, tetapi mereka harus tetap mematuhi prinsip-prinsip peraturan kesehatan, termasuk Jarak yang sebenarnya, “R. Agus H. Purnomo, Direktur Jenderal Transportasi, mengatakan pada konferensi pers virtual tentang” Peraturan Kontrol Transportasi dalam Konteks Konferensi Pers. ” Cegah distribusi Covid-19 ke komunitas produksi dan amankan Covid-19 di kantor Departemen Perhubungan Jakarta.

Menurut dia, selama operasi transportasi laut selama periode adaptasi, bea cukai telah menetapkan konvensi. Setiap penumpang di pelabuhan / pendaratan, operator kapal penumpang, operator hub penumpang dan Syahbandar harus mematuhi ini Satu standar. Misalnya, untuk penumpang, mereka bertanggung jawab atas kesehatan mereka sendiri melalui penerapan prosedur kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan masker dan mencuci tangan, dan mematuhi peraturan yang berlaku.

Setiap penumpang harus menunjukkan tiket, boarding pass, dan bukti lain dari dokumen yang diperlukan. nts .

Persyaratan khusus penumpang dari luar negeri harus melakukan tes PCR ketika mereka tiba di pelabuhan mereka

Selain itu, setiap penumpang juga diundang untuk mengaktifkan aplikasi “Care Protect” pada perangkat ponsel, yang dapat dilewati Unduh Appstore atau Playstore. — Mengenai kapasitas penumpang resmi di atas kapal, Administrasi Umum Urusan Maritim menekankan bahwa kapasitas penumpang harus disesuaikan dengan karakteristik kapal, dan pada saat yang sama mematuhi prinsip-prinsip perjanjian kesehatan. Covid-19 akan secara rutin melepaskan kondisi kesehatan dan selalu menerapkan prosedur kesehatan kepada karyawan, anggota kru atau operator lain, termasuk menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Tinggalkan Balasan