2020-07-28 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Program Sistem Komando Strategis Teknologi Pertanian (Kostra Tani) yang diprakarsai oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sudah mulai diperkuat.

Kostra Tani adalah pusat kegiatan pengembangan pertanian tingkat kabupaten, yang mengoptimalkan tugas, fungsi dan fungsi Pusat Konsultasi Pertanian (BPP) dalam mencapai kedaulatan pangan nasional.

Melalui Kostra Tani, BPP jalan ini berfungsi sebagai pusat data dan informasi, pusat olahraga pengembangan pertanian dan pusat pembelajaran, dan kegiatan mereka akan dihubungkan di pusat.

Menteri Pertahanan SYL mengungkapkan bahwa tujuan Kostra Tani adalah untuk membuat jalan sebagai basis kontrol, dan sistem siap untuk memantau dan mengoptimalkan peran promotor di jalan sebagai peluncuran dan garis depan hardcore. Keamanan pangan nasional. Syahrul Yasin Limpo mengatakan: “Pada tahun 2020, Singa akan memiliki lima BPP, yang akan menjadi Kostra Tani. Nantinya, ia akan dilengkapi dengan peralatan komputer dan fasilitas komputer lainnya untuk mengendalikan kegiatannya.” Menteri Pertanian SYL menyatakan bahwa melalui Kostra Tani, pertanian lebih maju dan bahkan lebih modern dalam hal pemrosesan. Katanya.

Dedi Nursyamsi, kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pertanian, juga menyampaikan makna yang sama. Meskipun pandemi Covid-19, pertanian belum berhenti.

Dalam hal ini, bahkan peran Kostra Tani menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian dan ekspor berbasis komputer.

“Kostratani seperti menu lengkap. Dari hulu ke hilir, pertanian akan menjadi maju, mandiri dan modern. Terutama saat ini, Corona atau Covid-19 yang menyerang peran Kostra Tani adalah meningkatkan makanan Sebagai cadangan, “kata Didi.

Tinggalkan Balasan