2020-07-28 |  Kilas Kementerian

Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Menanggapi penurunan harga ayam, Wemmy Niamawati, kepala departemen peternakan Jawa Timur, menyatakan bahwa pemerintah akan mempromosikan pembelian ayam dari petani yang terkena dampak Covid-19.

“Pemerintah akan mempromosikan pembelian ayam dari petani yang terkena dampak Covid-19. Tonggak ini diharapkan dapat mengurangi beban petani yang disebabkan oleh dampak Covid-19,” kata Wemmy Niamawati, direktur layanan kantor. Berkembang biak di Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (18/4).

Disampaikan oleh Wemmy, beritanya tentang keberadaan peternak Madiun yang mendistribusikan ayam hidup ke masyarakat akibat anjloknya harga ayam broiler Rp. 6000 / kg, pejabat Kantor Dinas Peternakan Jawa Timur segera mengkonfirmasi informasi tersebut.

Wemmy mengatakan bahwa Kantor Dinas Peternakan Jawa Timur terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan pihak-pihak terkait untuk memecahkan masalah kenaikan harga peternak hidup. Di tingkat petani, Kementerian Pertanian dan Jawa Timur telah membuat beberapa terobosan dengan bekerja sama dengan operator aplikasi penjualan online seperti tanihub untuk memperkuat penjualan online, atau dengan perusahaan transportasi online. Dia mengatakan, “Karena epidemi Covid-19 terkait dengan penurunan permintaan pasar, kelebihan pasokan telah menyebabkan harga broiler petani turun.” Karena pembatasan sosial skala besar, kelebihan pasokan ini juga memperburuk situasi ini. PSBB), yang mengakibatkan gangguan distribusi. Hal yang sama terjadi dengan Jabodetabek.t yang diproduksi di provinsi kandang ayam lainnya seperti Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah – menurut Wemmy, b menurut agen Madiulnl Market Information Service (PIP) agent Harga ayam hidup adalah Rp. 10.000 kg / kg di kandang petani, dan di konsumen sekitar Rp. 23.000 / kg. Ini menunjukkan bahwa pedagang masih mendapatkan margin keuntungan yang cukup besar. Dia menekankan: “Saya menyerukan pandemi Covid-19 dan pedagang juga bersimpati dengan petani. Beli dengan harga yang wajar. Jangan menghasilkan lebih banyak uang.” Dia mengatakan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Semua upaya untuk menyelamatkan petani kecil sedang berlangsung.

Melalui penelitian, informasi diperoleh, menurut laporan, pemilik rumah pemotongan hewan, Yusak Dwi P, mendistribusikan ayam di Pasar Jamur di Distrik Wugu, Kabupaten Madiun. Wemmy mengatakan: “Informasi yang kami dapatkan adalah ekspresi kekecewaan pada penurunan harga ayam hidup, dan itu telah menarik perhatian pemerintah. Ada 62.518.017 ekor pada tahun 2020, sementara Kabupaten Madiun memiliki 525.641 ekor (0,84% dari total populasi).

Menurut Peraturan Departemen Perdagangan AS No. 7 tahun 2020, mengenai harga referensi pembelian tingkat pertanian dan tingkat konsumen, harga pembelian ayam ras murni di tingkat petani disebut sebagai Rp19.000, dan batas harga adalah Rp. 21.000 kg, oleh karena itu, ini sepenuhnya terkait dengan penetapan harga, dan penetapan harga menjadi kekuatan Kementerian Perdagangan.

Tinggalkan Balasan