2020-07-28 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Desa, Daerah Rentan dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar sedang mempersiapkan situasi ekonomi setelah pandemi 19 negara yang akan datang. Dia mengatakan bahwa Country Cash (PKTD) Menteri Gus mengakui bahwa dalam pandemi ke-19, implementasi PKTD saat ini sedang menurun.

Selain itu, seperti yang kita semua tahu, dana desa saat ini terkonsentrasi pada program bantuan tunai langsung (BLT).

Dana Desa BLT ditujukan untuk penduduk desa yang secara ekonomi terkena dampak pandemi covid-19.

“Kita bisa melakukan PKTD untuk mengantisipasi setelah wabah. Karena kita juga harus mempertimbangkan bagaimana melaporkan epidemi, status desa, dan status ekonomi masyarakat. BLT dari yayasan desa hanya memiliki tiga hingga Juni. Bulan, “katanya, saat memberikan kuliah tamu di webinar Universitas Paramadina di Jakarta, Rabu (29/4/2020). — Menteri Gus menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga kebijakan dana pedesaan strategis menghadapi pandemi covid-19, yaitu Desa Tanggap Covid-19, BLT dan PKTD.

Dalam hal ini, Desa Tanggap Covid-19 dikelola dari segi kesehatan, sedangkan BLT dan PKTD dikelola dari segi ekonomi.

“Setelah kita bersatu, kita akan mengeluarkan pemberitahuan baru untuk menggunakan dana pedesaan untuk mengelola epidemi. Jika setelah epidemi BLT menghilang, kita tidak lagi berbicara tentang ruang isolasi, kita tidak lagi berbicara tentang manipulasi, jadi kita akan berbicara tentang manipulasi, jadi kita akan Dorong PKTD, “jelasnya. Dia berkata,

PKTD sendiri menciptakan peluang kerja bagi orang miskin, dan orang-orang miskin ini mendapatkan upah secara langsung setiap hari.

Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, PKTD juga harus meningkatkan daya beli daerah pedesaan. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa dalam proses penerapan PKTD, bagian gaji lebih tinggi, yaitu, tidak boleh kurang dari 80%, dan 20% sisanya digunakan untuk bagian perangkat keras.

PKTD sendiri merupakan prioritas bagi anggota keluarga miskin, pengangguran dan semi-pengangguran, dan komunitas yang lebih terpinggirkan.

“PKTD memiliki banyak bentuk. Misalnya, di desa wisata, PKTD memperhatikan pembersihan dan pemeliharaan” melalui PKTD. Uang dipandu, tempat wisata menjadi indah kembali, dan orang menghasilkan uang, “katanya.

Tinggalkan Balasan