2020-07-28 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Entang Sastraatmaja, pengamat pertanian dan ketua harian Asosiasi Petani Indonesia (HKTI), mendesak masyarakat untuk tidak panik dan khawatir tentang cadangan pangan nasional. Menurut Entang, ketakutan itu tidak berdasar karena pemerintah telah memastikan bahwa permintaan pangan pada tahun 2020 aman dan terkendali. Jika kita percaya data, itu sudah cukup. Jangan takut akan inventaris, karena pada kenyataannya, kami sangat pandai mengelola permintaan, ‚ÄĚkata Entang, Kamis (5/3).

Sejauh yang kami tahu, beberapa komunitas baru-baru ini panik dan mengumumkan bahwa virus Corona telah memasuki Indonesia. Hal ini dilakukan agar setiap keluarga memiliki lebih banyak inventaris

Entang mengatakan bahwa masyarakat harus mulai berharap untuk segera mencari tahu untuk menyelesaikan masalah seperti penyebaran virus korona. Dia mengatakan jika diterapkan, maka tidak akan ada kepanikan. Sikap pembelian .

“Jika orang selalu mengutamakan situasi, maka pembelian panik akan terus terjadi,” jelas Entang. -Semoga Kementerian Pertanian akan berkomunikasi lebih efektif dengan masyarakat melalui pimpinan daerah Entang Tingkatkan kualitas. “” Biarkan pemimpin daerah menjadi dosen di Kementerian Pertanian dan jelaskan ketersediaan makanan pokok kita. “Dia mengatakan bahwa pidato Paman Ismail menyesali orang-orang yang panik dengan sikap. Apalagi jika beberapa pedagang menaikkan harga secara sepihak.

“Membeli panik hanya akan membuat kebutuhan sehari-hari menjadi langka, dan pedagang akan selalu mengambil kesempatan ini untuk mengambil untung .— Melalui situasi ini, Ujang mendukung posisi represi pemerintah. Penggugat diharuskan untuk mencari keuntungan untuk penderitaan orang lain.” Seharusnya ketika kita menghadapi epidemi seperti itu, kita harus menunjukkan persaudaraan kita sebagai bangsa dengan membantu kita dan satu sama lain, sehingga tidak akan ada kepanikan seperti sekarang, “pungkasnya.

Tinggalkan Balasan