2020-07-27 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Desa, Daerah Rentan dan Imigrasi terus mempromosikan bantuan tunai langsung dari Dana Desa (BLT), yang akan segera didistribusikan ke semua desa di 74.953 desa. Dana untuk BLT Village diharapkan akan dibayarkan sebelum Idul Fitri berlibur.

Pada hari Jumat (15/5), staf khusus Menteri Desa, Daerah Miskin dan Imigrasi Ahmad Iman Sukri (Ahmad Iman Sukri) menyampaikan berita tersebut ke Kantor Kesehatan PDDT Jakarta. Kementerian PDTT telah mengambil sejumlah langkah, termasuk surat kepada semua lembaga kabupaten di Indonesia untuk mempercepat alokasi dana desa BLT.

“Pada 13 Mei, Menteri Urusan Pedesaan mengirim surat kepada bupati di berbagai daerah yang belum menggunakan dana pedesaan. Sebagian besar masalah terkait dengan lambatnya pembayaran dana desa BLT masih menunggu data untuk ditentukan. Penerima BLT mengatakan:” Bupati BLT mengatakan: “Bupati . “Selain surat kepada Bupati, Kementerian Kesehatan juga telah mengirim surat kepada semua kepala desa dari desa, daerah tertinggal, dan menteri imigrasi. No. 1 tahun 2020 melibatkan percepatan distribusi Dana Desa BLT.

Menurut instruksinya, Dalam instruksi, dokumen yang diperlukan oleh desa-desa yang telah melakukan konsultasi desa khusus dan penerima manfaat dana desa BLT telah diserahkan kepada Biro Kabupaten untuk peraturan, tetapi jika bupati tidak memiliki peraturan, maka kepala desa dapat langsung membimbing desa BLT tanpa keputusan kabupaten. Pendanaan. Dia berkata: “Langkah kedua telah diambil, karena menurut data yang dikumpulkan, sekitar 40.000 desa telah menentukan penerima BLT dari dana desa melalui negosiasi desa khusus. “.

Kementerian Kesehatan juga terus memantau pengeluaran harian Dana Desa BLT melalui konferensi video dengan kepala desa .-” Dengan cara ini kami benar-benar dapat memastikan bahwa kebijakan yang kami buat dapat diterapkan tepat waktu dan cepat. “Faith mengatakan bahwa saat ini sekitar 11.000 desa telah mendistribusikan Dana Desa BLT, termasuk 1,1 juta penerima manfaat (KPM).

” Tujuan penerima BLT dari Dana Desa akan hilang karena Covid-19 Orang miskin yang memiliki mata pencaharian dan belum menerima bantuan dari jaring pengaman sosial pemerintah (JPS), seperti program House of Hope (PKH), bantuan makanan non tunai (BPNT), program kartu pra-kerja dan program bantuan pemerintah lainnya, sebenarnya meningkatkan target. Artinya, keluarga yang rentan terhadap penyakit kronis atau penyakit kronis “, Faith menjelaskan, setiap KPM akan menerima hadiah BLT bulanan desa sebesar 600.000 rupiah selama tiga bulan berturut-turut. Setiap penerima BLT desa akan menerima Rp1,8 juta setiap tiga bulan Desa BLT telah dibayarkan sejak April tahun lalu. “Setiap desa, untuk jumlah penerima BLT, desa pasti berbeda. Dia mengatakan bahwa karena jumlah dana desa berbeda-beda, setiap desa berbeda.

Tinggalkan Balasan