2020-07-27 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah meminta perusahaan untuk memperhatikan perlindungan pekerja di setiap kegiatan bisnis, termasuk menerapkan prosedur kebersihan di tempat kerja.

“Sebagai kebiasaan baru atau normal baru, masih sulit bagi sebagian orang untuk melakukannya. Tetapi apakah kita suka atau tidak, mengingat belum ada obat antivirus yang ditemukan, kita perlu melakukan ini. Melawan Covid -19, “Menaker Ida mengatakan pada sebuah acara yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan penyebaran Covid-19, bekerja di PT Bina Busana Internusa Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Jumat (19/6/2020)

Menaker Ida Mengatakan bahwa prosedur kesehatan di tempat kerja harus diadopsi, termasuk pemeriksaan suhu secara teratur, terutama sebelum memasuki tempat kerja, mencuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan, menggunakan APD dalam bentuk masker dan sarung tangan, dan memastikan isolasi fisik dalam 1 hingga 2 jarak Meter.

“Tindakan harus diambil untuk menjaga perilaku bersih dan sehat, dan untuk memperkuat promosi keselamatan dan kesehatan kerja.” Menurutnya, mencegah penyebaran Covid-19 lebih mudah dan lebih murah daripada perawatan. .

Belum lagi dampak ekonomi dan sosial dari orang-orang yang terpapar Covid-19.

“Demikian pula, kita semua harus menyadari fakta bahwa kita juga memaksa diri kita sendiri. Dia berkata:” Sebagai lingkungan, kita harus mematuhi protokol kesehatan. Setelah dipaksa, ini sudah menjadi kebiasaan.

Dia mengatakan bahwa selain terus mensosialisasikan dan mengawasi penerapan prosedur kesehatan di tempat kerja, pihaknya juga telah memberikan bantuan dalam bentuk masker, multivitamin, pembersih tangan dan desinfeksi pekerja.

“Kami juga mendistribusikannya untuk memberikan bantuan kepada para pekerja PT. Bina Busana Internusa untuk meningkatkan kesadaran mencegah penyebaran Covid-19 di tempat kerja,” katanya. ——Di bawah keadaan ini, Menaker juga menyatakan bahwa dalam konteks pemulihan ekonomi dan setelah dampak pandemi Covid-19, pemerintah telah mengundang sektor bisnis untuk secara bertahap melanjutkan kegiatan untuk menormalkan kembali denyut ekonomi.

– Namun, ia tidak boleh mengabaikan aturan dan peraturan kesehatan saat melakukan kegiatan.

“Aspek penting dari upaya pemulihan ekonomi di bidang ketenagakerjaan adalah mengetahui bagaimana memastikan pelaksanaan kegiatan bisnis. Dia menjelaskan:” Atau kegiatan industri telah kembali normal, tetapi pada saat yang sama, di tempat kerja, juga perlu memastikan bahwa para pekerja ’ Keamanan.

Menurutnya, bagian dari perusahaan yang melakukan inspeksi mendadak (inspeksi) kepadanya telah menetapkan perjanjian kesehatan, seperti menugaskan jam kerja (shift) kepada karyawan, sehingga mereka dapat meninggalkan rumah, beristirahat, dan pulang dari kerja. Tidak akan mengakumulasi apa pun. Ini sudah. ​​Saya juga ingin memastikan bahwa ketika mereka bekerja secara normal, hak-hak pekerja dihormati. “Ada yang menyimpulkan. (*)

Tinggalkan Balasan