2020-07-27 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sejak pandemi Covid-19, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah memiliki rutinitasnya sendiri setiap hari Jumat.

Menaker, melalui program intensif infrastruktur, melibatkan pekerja yang terkena dampak Covid-19 dalam kegiatan penyemprotan disinfektan.

“” Penyemprotan dilakukan oleh teman-teman yang dipecat dan diberhentikan, jadi setelah menyaksikan penyemprotan desinfektan dan membantu pekerja yang diberhentikan dan di-PHK di Pegangsaan di Jakarta Pusat hari ini, Menaker Ida mengatakan bahwa mereka dapat melakukannya tanpa penghasilan Hasilkan penghasilan. Jumat (26/6/2020) .———————————————————————————— Sejak epidemi Covid-19, itu mempengaruhi sektor ketenagakerjaan, oleh karena itu, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi telah melakukan kegiatan untuk menyesuaikan kembali rencana dan kegiatannya.

Salah satunya adalah program infrastruktur padat karya, yang berfokus pada kegiatan penyemprotan disinfektan. — Kegiatan ini melibatkan pekerja yang terkena pandemi Covid-19, apakah mereka diberhentikan atau diberhentikan. -Melalui kegiatan desinfeksi semprotan, pekerja yang diberhentikan dan di-PHK akan mendapat imbalan dari Kementerian Tenaga Kerja. Rencananya akan dilaksanakan pada Maret 2020.

Menaker mengatakan bahwa jika tidak ada hambatan, dia akan meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Ini adalah acara setiap hari Jumat, dan hanya saya yang selalu ingin berpartisipasi. Kegiatan pemberdayaan untuk teman-teman yang diusir dan diusir disemprotkan langsung ke lingkungan di mana kita perlu menyemprotkan disinfektan,” kata Menaker. -Dalam acara ini, Menaker juga memberikan bantuan makanan kepada masyarakat di area semprotan desinfektan di sekitar Pegangsaan di Pusat, Jakarta.

Tinggalkan Balasan