2020-07-27 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengirim tim khusus pengawas ketenagakerjaan untuk memeriksa PT. Alpen Food Industry (AFI), perusahaan produksi es krim Apen yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

“Kementerian Tenaga Kerja mengirim tim inspeksi tenaga kerja untuk melakukan inspeksi langsung di tempat. Kami juga berkoordinasi dengan UPTD II untuk Regional Supervision II Jawa Barat”, Ida Menaker, Senin (3/9/2020) Dikatakan di Jakarta.

Ida Menaker (Ida Menaker) mengatakan bahwa tim inspeksi ketenagakerjaan meninjau manajemen perusahaan dan pekerja untuk memverifikasi berbagai laporan publik tentang dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.

Bacaan: Lampiran Kementerian Sumber Daya Manusia di Indonesia di 12 negara / kawasan memantau kondisi PMI 24 jam sehari

Bacaan: Kementerian Sumber Daya Manusia meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja

“Saat ini , Tim terus bekerja keras untuk memverifikasi dokumen dan meminta informasi dari pekerja dan pengusaha dan pihak terkait untuk memperdalam dugaan pelanggaran utama. Standar ketenagakerjaan, pengetahuan standar ayah, termasuk penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di lokasi konstruksi Jika dikonfirmasi, tentu saja kami akan menjatuhkan hukuman berat sesuai dengan hukum dan peraturan, “kata Ada.

Pada saat yang sama, akting. Iswandi Hari, Direktur Administrasi Umum Manajemen Inspeksi Tenaga Kerja dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (PPK dan K3), menambahkan bahwa kantornya menanggapi dengan cepat laporan dan informasi tentang keluhan terkait perusahaan dari serikat pekerja / pekerja dan masyarakat. — Menurut laporan Kelompok Pengawas Ketenagakerjaan, diberitahukan juga bahwa ada sekitar 1.066 buruh perempuan. Iswandi mengatakan: “Kami telah menemukan banyak kegiatan ilegal yang perlu diperbaiki.

” Kami akan terus menyelidiki secara mendalam, meninjau kembali kasus-kasus, dan mencari informasi dari pengusaha / pemimpin bisnis, pekerja dan anggota serikat pekerja. Ada hasil pelanggaran peraturan, sehingga tindak lanjut akan segera dilakukan, termasuk peninjauan memo dan langkah-langkah investigasi. Termasuk kemungkinan hukuman berat. “, Kata Iswandi. (BJN *)

Tinggalkan Balasan