2020-07-27 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah mengadakan panggilan konferensi dengan para pemangku kepentingan industri pariwisata untuk berbicara dan menemukan solusi untuk epidemi Covid-19. Terkena pandemi Covid-19. — “Kami berada dalam situasi yang sulit. Jika kami bekerja sama dengan Corona, saya harap kami dapat melewati periode yang sulit ini.” . (PHRI) Persetujuan konferensi video yang diadakan di Jakarta pada Senin (23 Maret 2020). – Hampir 90 menit, Menda Date mengadakan konferensi video dengan Husni Mubarok, Presiden FSPM; Bertindak sebagai Ketum FKAMIPARHO KSBSI, Sulastri, Ketum FPPPIKT Sarbumisi Baetul Koeri; Ketua FSP REF Sofyan Abdul Latief; Ketua KSPSI Yorrys Raweyai; Sekretaris Jenderal PHRI-Maulana ยท Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia Yousland dan PHRI Rudi Santoso-Sekretaris Jenderal PHRI Mullana Yousland mengungkapkan dalam sebuah konferensi video bahwa sejak Januari tahun lalu, pandemi Covid-19 telah mempengaruhi industri pariwisata, terutama hotel dan restoran . — “Jika tingkat hunian kurang dari 40%, kami tentu saja tidak mampu membayar biaya operasi kami. Maurana berkata.

Menurut hasil pengumpulan data semua wilayah PHRI di Indonesia, Maurana mengatakan bahwa dampak korona tidak hanya di Maurana Berkata: “Kami membutuhkan bantuan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini bersama.

Yorrys Raweyai menanggapi secara positif tindakan yang diambil Menaker menanggapi tren perkembangan epidemi korona

S Dalam kebanyakan kasus, pekerja adalah pekerja tetap. , Atau pekerja, operasi harian dan outsourcing sangat dipengaruhi oleh iterasi pandemi Convid-19, yang sudah sangat merepotkan.

Tinggalkan Balasan