2020-07-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Salah satu tugas penting di bidang transportasi adalah menyiapkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) di bidang keselamatan dan keamanan, serta navigasi dan titik penyeberangan sungai dan danau (SDP).

Terutama mengingat keberadaan PM 122 pada tahun 2018, pelaksanaan fungsi jaminan keselamatan transportasi laut SDP sekarang secara resmi disediakan oleh Direktorat Transportasi Darat Umum oleh Administrasi Transportasi Darat Umum sebelumnya. Oleh karena itu, Administrasi Umum Transportasi Darat telah memberikan saran teknis di lingkungan transportasi SDP untuk mendukung fungsi keselamatan dan keamanan transportasi laut SDP.

“Mempersiapkan fasilitas, infrastruktur, peraturan, sumber daya manusia dan institusi kita yang sedang berlangsung adalah tantangan baru bagi kita semua. Oleh karena itu, kali ini saya mengundang rekan-rekan dari Dewan TSDP dan peserta bimtek untuk bergabung bersama hari ini untuk mempercepat SDP Penerapan fungsi keselamatan dan keamanan transportasi sehingga Administrasi Umum Angkutan Darat dapat sepenuhnya melaksanakannya, “kata Direktur IWT. Yunianto pada Rabu (22/7) siang di Green Peak Hotel and Conference di Bogor, Jawa Barat, dan Pedoman Teknis untuk Prosedur Audit Manajemen Keselamatan Kapal (ISM-Code) akan diadakan pada 25 Juli 2020. , Pandey mengatakan bahwa Bimtek akan membahas dua jenis materi, yaitu, Sertifikat Manajemen Keselamatan (SMC) dan Dokumen Kepatuhan (DOC). Harga “Pedoman Teknis untuk Prosedur Audit Manajemen Keselamatan Kapal” (ISM-CODE) siap, dan dapat memenuhi persyaratan kemampuan penerbitan sertifikat manajemen keselamatan kapal (SMC) dan dokumen kesesuaian (DOC) SDP. – “Dari 35 peserta bimtek yang berpartisipasi oleh perwakilan dari Dewan Manajemen Transportasi Darat Indonesia (BPTD) dan Dewan TSDP, semua peserta bimtek diminta untuk menyiapkan tujuan ini untuk menghadapi tantangan dan masalah. Tantangan dan masalah ini akan terus mengikuti. Permintaan masyarakat untuk layanan transportasi SDP yang aman, nyaman, dan aman terus tumbuh untuk mendukung percepatan pertumbuhan sektor ekonomi, terutama konektivitas regional, logistik, dan distribusi, serta Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN). Tugasnya tidak mudah, tetapi saya percaya Dan saya percaya bahwa melalui kerja keras, koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak, kita dapat mencapai tujuan-tujuan ini bersama-sama. “Pan juga meminta peserta bimtek untuk memainkan peran aktif pada upacara pembukaan. Mempersiapkan pelaksanaan PM 122 tahun 2018 tentang organisasi dan administrasi Kementerian Transportasi:

1. Merencanakan dan menyempurnakan fasilitas PDS, yaitu pembangunan kapal yang lewat, bus air dan kapal patroli;

2. Merencanakan / meningkatkan infrastruktur PDS, yaitu, membangun pelabuhan / terminal di lokasi strategis sesuai dengan “Rencana Strategis 2020-2024”;

3. Penyusunan peraturan, yaitu, hal-hal yang berkaitan dengan tanggung jawab, fungsi dan kekuasaan, terutama yang berkaitan dengan SDP Sertifikat keselamatan kapal, lalu lintas dan navigasi, fungsi pelabuhan dan hal-hal yang berkaitan dengan patroli dan penegakan hukum di area SDP;

4. Meningkatkan keterampilan sumber daya manusia dengan memperkuat kerja sama dengan SDP Poltrans Palembang dan / atau BP2TL DG Hubla Yaitu, menyelenggarakan program pelatihan dan pendidikan (terutama pelatihan untuk personel patroli, STC dan mereka yang kesulitan, dan pelatihan keterampilan SDP lainnya);

Tinggalkan Balasan