2020-07-23 |  Kilas Kementerian

Bekasi TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mengajukan bantuan kepada pemerintah kota dalam bentuk 20 bak cuci otomatis dan 10.000 potong roti melalui Balai Latihan Kerja dan Pengembangan (BBPLK) Bekasi. Bekasi dan 10 Wastafel otomatis untuk penanganan Covid-19 untuk mempercepat pekerjaan Satgas Jawa Barat.

Bantuan ini secara simbolis diberikan oleh Direktur Departemen Bimbingan dan Pelatihan Pengembangan Personil (Bina Intala) dari Kementerian Tenaga Kerja Fuziah. Kelompok Kerja Covid-19 Kota Bekasi, diwakili oleh Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto di kantor BBPLK di kantor BBPLK di Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (11/6/2020). “Tujuan dari wastafel ini adalah untuk membantu mereka yang terkena PHK dan meningkatkan keterampilan masyarakat. Saya berharap semua yang kami lakukan dapat digunakan oleh masyarakat di Bekasi dan Jawa Barat, terutama untuk menahan mereka.” Kata-kata.

Orang yang bertanggung jawab atas kantor Besa berpartisipasi dalam bak cuci dan roti yang dikirimkan oleh trainee BBPLK Bekasi. r Chairul Fadly meningkatkan produktivitas Bekasi (BBPP), Ma’mun Rizal, kepala BLK di Jawa Barat, dan Kadisnaker Kota Ika Indah Yarti Bekasi. Menurut Fauziah, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan keterampilan para korban PHK sambil melindungi masyarakat yang terkena dampak Covid-19. -19 diubah menjadi pelatihan fokus ulang Covid-19. Katanya di Bekasi pada tanggal 19.

Fauziah menambahkan bahwa pekerja yang di-PHK, pekerja yang di-PHK dan peserta entry-level yang telah menerima pelatihan berbeda berpartisipasi dalam pelatihan reposisi COVID-19. Dapat diberdayakan secara efektif. -Kepala BBPLK Bekasi, Herman, menyatakan bahwa jumlah prosedur pemfokusan ulang untuk Covid-19 BBPLK Bekasi adalah 10 paket. Paket ini mencakup 5 program bak cuci otomatis menggunakan panel surya dan 5 program pembuatan kue.

Tinggalkan Balasan