2020-07-23 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pedesaan, Wilayah Paling Kurang Berkembang Wakil Menteri Pembangunan dan Imigrasi Budi Arie Setiadi meminta asisten pedesaan untuk secara aktif berpartisipasi dalam tindakan pencegahan Covid-19 di bidang pekerjaan masing-masing.

“Jumat Desa Peng Daping harus memberi warga pemahaman tentang pentingnya isolasi pribadi selama setidaknya 14 hari dari kota kembali ke rumah,” katanya, Jumat (27/3/2020). — Budi Arie mengingatkan penduduk desa untuk tidak mewaspadai epidemi Covid-19 yang disebabkan oleh virus korona global termasuk Indonesia.

Menurutnya, selama ini, pasien yang terpapar virus Corona telah ditemukan di perkotaan, terutama di Jabodetabek. Namun, ini tidak berarti bahwa desa tidak dapat diekspos, apalagi banyak warga yang kembali dari kota. Budi Arie percaya bahwa jika dikaitkan dengan upaya nasional untuk mencegah penyakit Covid-19, memilih untuk kembali ke desanya tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, baik penduduk desa maupun pendatang dari kota dapat memastikan pencegahan penyebaran virus korona. kelompok. Warga yang kembali ke rumah mereka kemudian harus melakukan karantina pribadi selama 14 hari di rumah. -Wakil Menteri Budi Arie mengingatkan para imigran baru untuk sementara waktu menghindari interaksi fisik dengan orang lain, terutama orang tua, karena mereka kemungkinan terinfeksi dengan coronavirus. Aktif melakukan pendaftaran imigrasi dan membantu memahami pentingnya isolasi pribadi. Orang tua tidak boleh diabaikan. Wakil Menteri Budi Arie mengatakan: “Jika seorang warga desa atau imigran merasa tidak sehat, mereka dapat melapor ke mesin desa sehingga mereka dapat dirujuk ke rumah sakit segera.” (*)

Tinggalkan Balasan